Bilqis berangkat ke Semarang pada siang tadi menggunakan pesawat dengan ditemani ibu dan pamannya. “Kita sudah berkoordinasi dengan pihak RS,” ujar ibu Bilqis, Dewi Farida, Selasa (2/2).
Bilqis memang harus segera mendapatkan perawatan medis agar hatinya tidak mengeras. Biaya operasi untuk perawatan ini diperkirakan membutuhkan dana sebesar Rp1 miliar. Adalah paman Bilqis, Ocan Syamsir, yang berinisiatif membuka posko koin Cinta Bilqis untuk mendapatkan sumbangan dari masyarakat.
Selain di rumah Dewi di Jalan Kramatsentiong, Gang Mesjid No E87 F, RT 07/06, Jakarta Pusat,, Posko koin Cinta Bilqis juga tersebar di sejumlah tempat lain. Di antaranya di kawasan Cinere, dan Kota Bekasi.
Di luar kota, seperti Bali, Makasar, Solo, Semarang, Yogyakarta, Malang, dan Surabaya, kata Dewi, juga terdapat posko pengumpulan koin layaknya Koin Peduli Prita beberapa waktu lalu. Hingga kini diperkirakan sudah terkumpul sumbangan sebesar Rp900 juta.
“Bila jumlah sumbangan yang terkumpul lebih dari biaya pengobatan Bilqis, akan saya pergunakan untuk biaya pengobatan `Bilqis-Bilqis’ yang lain,” ujarnya.(okz/K-2)




