``Ia sudah ditangani dokter dan petugas medis Puskesmas Tanjung Rema yang secara rutin memantau perkembangannya selama menjalani hukuman di lapas," ujar Kepala Bidang Penanggulangan Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Dinkes Banjar, Endah Labati di Martapura, Kamis (4/2).
Ia mengatakan, penanganan yang dilakukan terhadap penderita penyakit yang disebabkan kuman mikro bakterium leprae itu juga dilakukan dengan cara memberikan obat jenis MDT-Combi untuk penyembuhan luka-luka yang dialaminya.
``Obat khusus untuk penyakit kusta itu sudah kami berikan kepada petugas medis lapas yang menyerahkannya kepada penderita sehingga tinggal penderita yang bersangkutan mengkonsumsinya," ujar dia.
Jumlah obat yang diberikan sebanyak satu kotak berisi ratusan butir dan harus dikonsumsi penderita setiap hari untuk mengobati luka-lukanya disamping berfungsi menekan kuman penyakit agar tidak menyebar ke anggota tubuh lainnya.
``Luka yang dialami narapidana itu merupakan luka basah kategori multy basiller (MB) sehingga penyembuhannya harus dilakukan dengan minum obat secara teratur agar luka-lukanya sembuh dan kuman penyakit tidak menyebar ke anggota tubuh lain," kata dia.
Dikatakannya, proses penyembuhan terhadap narapidana yang telah di vonis 10 tahun penjara akibat terbukti mencabuli anak tirinya itu tetap bisa dilakukan meski pun yang bersangkutan menjalani hukuman dan berada di dalam penjara.
``Tidak masalah pengobatannya dilakukan di dalam penjara asalkan yang bersangkutan teratur minum obat-obat yang diberikan. Soal sembuh, bisa saja sepanjang obatnya diminum teratur walaupun tidak bisa mengembalikan anggota tubuh yang hilang akibat digerogoti penyakit," ujarnya.
Sebelumnya, petugas medis Lapas Klas IIA Anak Martapura, Mustahali mengatakan, pihaknya secara rutin mengontrol narapidana yang menghuni sel isolasi itu agar teratur meminum obat-obatan yang diberikan untuk menyembuhkan luka-luka yang dideritanya.
``Selain minum obat setiap hari, dia juga harus dikeluarkan dari selnya setiap pagi sehingga tubuhnya terkena sinar matahari supaya tidak lemas disamping mempercepat pengeringan luka-luka basah ditubuhnya," kata dia.(ant/K-5)




