Walikota Jogjakarta Studi Tiru ke PDAM Bandarmasih

STUDI TIRU KE PDAM - Wakil Walikota H Hermansyah saat menyambut Walikota Jogjakarta Haryadi Suyuti dan Direktur PDAM Tirtamarta Majiya untuk melihat proses produksi di ruang kontrol milik PDAM Bandarmasih di Jalan A Yani Banjarmasin. (KP/Narti)

BANJARMASIN, KP – Guna meningkatkan percepatan kualitas air dan pelayanan, PDAM Tirtamarta di Jogjakarta melaksanakan kegiatan studi tiru ke Kota Banjarmasin. Tak tanggung tanggung Walikota Jogjakarta Haryadi Suyuti dan Direktur PDAM Tirtamarta Majiya mengambil kesempatan turun langsung dan melihat proses produksi di ruang kontrol milik PDAM Bandarmasih di Jalan A Yani Banjarmasin.

Petinggi Kota Gudeg tersebut bertukar pikiran dengan Wakil Walikota Banjarmasin, H Hermansyah untuk mengembangkan langkah langkah terobosan yang bisa dicapai daerah istimewa itu.

“Kita disini untuk belajar dari PDAM Bandarmasih bagaimana mengelola unit pelayanan masyarakat yang sangat dibutuhkan yakni air,’’ kata Haryadi di kantor PDAM di Jalan A Yani Km 2 Banjarmasin, Kamis (17/10).

Selain disambut Wawali Hermansyah juga ikut mendampingi Direktur Utama PDAM Bandarmasih Ir H Yudha Ahmady, Direktur Operasional H Supian dan Direktur Umum Hj Farida Ariyati maupun Senior Manager PDAM serta staf di sejumlah ruangan PDAM Bandarmasih.

Bagi Walikota Jogjakarta Haryadi Suyuti, Banjarmasin baginya merupakan daerah yang berhasil meningkatkan sistem teknologi hingga pelayanan. Terkhusus untuk PDAM, sumber air yang melimpah dari hulu sampai hilir sangat dimanfaatkannya dengan baik.

Berbagai indikator pencapaian itu adalah debit air yang dialirkan PDAM Banjarmasih tiga kali lipat dari Tirtamarta. “Daerah kami hanya 500 milimeter perkubik, sedangkan PDAM Bandarmasih sudah 2.300 mm,’’ ucapnya.

Selain itu, jumlah pelanggan yang dimiliki kedua PDAM sangatlah berbeda. Warga yang menggunakan jasa pelayanan PDAM Bandarmasih lima kali lipat daripada PDAM Tirtamata. Dari total masyarakat Yogyakarta cuma sekitar 32 ribu yang memakai PDAM, sedangkan Banjarmasin lima kali lipat atau 200 ribu.

“Mengelola teknologi dan pelayanan, adalah dua hal yang beiringan,’’ ujarnya.

Haryadi mengaku tak akan berhenti pada studi tiru ini saja. Pemerintah Jogjakarta bersama PDAM Tirtamata terus melakukan upaya ATM (Amati, Tiru dan Modifikasi) ke Banjarmasin. Tujuan utamanya tidak lain untuk memberikan kepuasan kepada pelanggan yang dominan diisi oleh rakyat.

Jadi, nanti setelah ini, dilanjutkan dengan teman teman teknis PDAM yang belajar ke PDAM Bandarmasih. Hal ini penting supaya PDAM Tirtamata kedepan tak kalah dengan perusahaan daerah milik Pemko Banjarmasin.

Wakil Walikota Banjarmasin H Hermansyah berterima kasih dengan kedatangan jajaran Pemko Jogjakarta. Menurutnya, kunjungan ini saling bertukar informasi, investasi dan program program lainnya. Maksud itu yang ingin digapai.

Bahkan pihaknya mengapresiasi kedatangan ini, jarang jarang Walikota Jogjakarta datang. Mudahan mudahan ini bisa meningkatkan PAD Banjarmasin. (vin/K-5)

Loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

loading...