Dina Aulia pecahkan Rekor lari 100M di POPNAS 2019

Dina aulia (atas tengah),usai pengalungan medali. (Kp/nafarin fauzy)
395

Banjarmasin, KP – Pelari putri Kalimantan Selatan merebut medali emas lari 100 M , sekaligus memecahkan rekor POPNAS (Pekan Olahraga Pelajar Nasional) dengan kecepatan 13,98 detik, di lintasan lari Stadion Madya Senayan.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kalsel H Herrmansyah didampingi Kabid Pembinaan Olahraga Prestasi yang menyaksikan lomba lari Popnas 2019 tersebut, memuji tampilan atlet putri Kalsel, Dina Aulia yang berhasil menambah medali emas bagi kontingen banua.

Dengan keberhasilan Dina Aulia tersebut, maka kontingen Popnas Kalsel kini sudah merebut tiga medali emas, dua medali lainnya dipersembahkan atlet angkat besi putri, Riska Nur Amanda, dan atlet taekwondo putri, Dea Emiliani yang mengalahkan atlet NTB demgam skor 8-6.

‘’Kita optimis kontingen Popnas Kalsel masih berpeluang untuk menambah medali, karena masih ada beberapa cabor yang dipertandingkan dan diikuti beberapa atlet banua,’’ jelas Hemansyah yang didampingi Fitri Hernadi kepada wartawan yang meliput kegiatan even pelajar nasional di Jakarta tersebut, Kamis (20/11) kemarin.

belum mampu lolos ke babak final

Pelari Kalimantan Selatan Katrinanda belum mampu lolos ke babak final cabang atletik nomor lari 400 meter saat bertanding di POPNAS pada Rabu siang, gadis berusia 17 tahun tersebut finish di urutan terakhir dengan catatan waktu satu menit sebelas detik, pada seri kedua babak pertama pertandingan/ di lintasan Stadion Madya Gelora Bung Karno Jakarta.

Katrin yang menggunakan nomor punggung 178 itu hanya mencatatkan waktu 1,11 detik berdasarkan hitungan timer tim pelatih.

Tim pelatih sendiri mengaku jika penampilan anak asuhannya sudah maksimal, meski belum mampu menorehkan prestasi terbaik, namun hal itu bias dimaklumi lantaran diisi dengan pelari wajah baru yang minim jam terbang.

Menurut Muhammad Taher pelatih atletik, Katrinada Aulia yang tampil di nomor 400 meter, cuma masih jauh ketinggalan dari pelari lain, penyebabnya karena Katrin merupakan atlet baru yang masih belum banyak pengalaman tanding..

Katrinada mengaku pada ajang Popnas 2019 tersebut, sebagai atlet yang baru tampil masih merasa deg-deg an, sehingga belum mampu tampil optimal. ‘’Jujur saya merasa sangat kecewa, dan tentu saja sangat tidak puas, saya akan berusaha keras untuk meningkatkan kemampuan dengan berlatih lebih keras lagi, ‘’ papar Katrianda.

Cabang atletik ini masih menyisakan sejumlah nomor pertandingan pada kamis siang, seperti lari 1500 meter puteri dan tolak peluru. (rel/nfr/k-9)

Loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

loading...