“Kita Konsen Tindak Penambang Emas dan Batubara Ilegal”

Banjarmasin, KP – Kapolda Kalsel, Irjen Pol Yazid Fanani sebutkan mengenai kasus pembakaran hutan, untuk pelakunya ada dari korporasi dan juga perorangan.

“Semua masih kita dalami, saksi ahli sudah kita panggil untuk memberi masukan.

Dalam waktu dekat akan kita sampaikan, yang pasti sudah ada beberapa yang P21,” tandasnya.

Sedangkan untuk Pertambangan Tanpa Ijin (PETI), kapolda mengatakan, akan menindak tegas penambang liar, seperti penambang emas dan batubara.

“Kita konsen kesana, penambang tanpa izin akan kita tindak tegas sesuai dengan kaidah dan undang-undang yang berlaku,” kata orang nomor satu di ligkungan Polda Kalsel ini.

Berita Lainnya

Lana Tikam “PIL” Gadis Pujaannya

1 dari 874
Loading...

Hal tersebut disampaikan kapolda, yang didampingi Wakapolda Kalsel, Brigjen Pol Aneka Pristaffudin dan Irwasda, Kombes Pol Djoko Poerbo Hadijojo, saat menggelar Press Conference Akhir Tahun 2019 di ruang Rupatama Mapolda Kalsel, Senin (30/12).

Sisi lain, selain banyak banyak capaian-capaian positif, kapolda juga memaparkan data pelanggaran anggota Polri di lingkungan polda kalsel, seperti terlibat narkoba, tidak masuk dinas, pungli, penggelapan, dan jenis pelanggaran lain yang totalnya berjumlah 177 kasus.

“Tak ada gading yang tak retak, seperti itu pula pada personel Polri.

Diantara banyak capaian, ada pula kekurangan yang perlu diperbaiki.

Semoga tahun 2020 ini, berbagai kasus dapat kita selesaikan. Tentu, kami perlu dukungan rekan-rekan media, untuk terus bersinergi dengan kami menyongsong tahun 2020,” ucapnya. (opq/K-2)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya