CFD Ditutup, Dua Lokasi Jadi Alternatif Pengganti

Petugas Dishub dikerahkan untuk berjaga di kawasan bundaran Masjid Raya Sabilal Muhtadin yang biasanya dijadikan lokasi CFD

BANJARMASIN, KP – Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin melalui Dinas Perhubungan (Dishub) telah menutup kegiatan Car Free Day (CFD) sejak 22 Maret lalu. Kebijakan ini dilakukan sebagai upaya pencegahan wabah Virus Corona (Covid-19).

Mulai saat itu, petugas Dishub dikerahkan untuk berjaga di kawasan bundaran Masjid Raya Sabilal Muhtadin yang biasanya dijadikan lokasi CFD. Selain itu beberapa spanduk berisikan imbaun dan informasi terkait penutupan juga telah dipasang.

Penutupan CFD ini sudah memasuki pekan ke dua. Meski tampak lengang, tak seramai biasanya namun masih ada saja warga yang nekat berolahraga alasannya karena mereka tak memiliki alternatif lain.

Kepala Dishub Banjarmasin, Drs H Ichwan Noor Chalik mengutamakan, bahwa keputusan untuk penurunan CFD dalam waktu yang tak ditentukan. Rupanya ada dua alasan mengapa tenggat waktu penutupan itu tak ditentukan.

Pertama, Ichwan khawatir pandemi ini akan masih terus terjadi hingga masa inkubasi 14 hari sejak ditutupnya CFD itu. Sehingga pihaknya memutuskannya untuk menutup dalam waktu yang tak ditentukan hingga kondisi benar-benar pulih.

Kedua, rupanya lokasi CFD di bundaran Sabilal Muhtadin ini rencananya bakal dipindahkan. Sehingga kemungkinan besar penutupan CFD di lokasi itu bakal dilakukan secara permanen.

Ichwan menjelaskan, ada alasan yang mendasar mengapa lokasi CFD ini bakal dipindah. Rencana ini dilakukan setelah adanya usulan dari pihak kepolisian.

Berita Lainnya
1 dari 1.791
Loading...

“Kenapa sampai dalam waktu yang tak ditentukan karena ada usulan dari pihak kepolisian agar lokasi Car Free Day dipindah dari di lokasi yang ada,” ujar Ichwan.

Selain itu, yang menjadi pertimbangan lain juga terkenal adanya kegiatan ibadah yang biasanya dilakukan di pagi Minggu. “Karena ada tempat ibadah yang biasanya melaksanakan pengajian,” jelasnya.

Nemun demikian, penutupan ini memang masih dalam perencanaan. Pihaknya masih belum membahasnya di rapat LAJ untuk mengambil keputusan. Termasuk mencari alternatif lain lokasi pengganti jikai CFD Sabilal resmi ditutup.

“Ini belum di bawah di rapat forum, kemungkinan sekalian saja penutupan ini sekaligus tempatnya dipindah,” imbuhnya.

Lantas apakah sudah ada rencana lokasi penggantinya? Yang digadang-gadang sebagai pengganti lokasinya tak terlalu jauh ujar Ichwan.

“Tendean, Sudirman, Pasar lama. Kalau sekarang kan memutar di bundaran Masjid Raya, sekarang kita pindah tak jauh, karena tak ada lagi jalan yang representatif untuk CFD,” ujarnya.

Namun, menurut analisanya yang menjadi kesulitan nantinya yakni di Jembatan Pasar Lama. Pasalnya, lokasi itu cukup sempit. Tentunya akan sulit jika warga yang lari pagi harus berjejal dengan kendaraan yang melintas.

“Yang agak kesulitan memang di Jembatan pasar lama. Makanya akan kita bicarakan dari forum LAJ nanti bagaimana,” katanya

Selain lokasi itu, Plt Kasatpol PP Banjarmasin ini juga memiliki opsi lain. Yakni daerah RTH Kamboja. “Misal di Kamboja jalan nggak memutar, tapi kemungkinan bisa juga, nanti ada dua alternatif, Piere Tendean sama Kamboja,” pungkasnya. (sah/K-5)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya