Dewan Sorot Penggunaan BOS Gaji Honor

Banjarmasin, KP – Komisi IV DPRD Kota Banjarmasin mengingatkan, agar pemanfataan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) digunakan sesuai peruntukkannya sebagaimana diatur Permendibud Nomor : 8 tahun 2020 tentang Petunjuk teknis (Juknis) Bantuan Operasional Sekolah Reguler .

Kami di dewan akan terus mengawal dan memantau untuk memastikan apakah dana Bantuan Operasional Sekolah untuk tahun anggaran 2020 ini penggunaannnya berjalan dan sesuai ketentuan berlaku, kata Ketua Komisi IV DPRD Kota Banjarmasin, Matnor Ali.

Dihubungi, Senin (16/3), Ketua komisi diantaranya membidangi masalah kesehatan ini mengakui, jika Permendikbud Nomor : 8 tahun 2020 tentang Juknis Bantuan Operasional Sekolah Reguler tersebut, masih perlu kejelasan.

Terutama lanjutnya, terkait persepsi penggunaan maksimal 50 persen digunakan untuk membayar gajih guru honor. Padahal ungkap Matnor Ali, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Anwar Makarim telah mengijinkan, bahwa maksimal 50 persen dari dana BOS dapat digunakan untuk membayar gaji guru honorer.

Sebelumnya, pembayaran gaji guru honorer bisa diambil dari total dana BOS dengan porsi maksimal 15 persen untuk sekolah negeri dan 30 persen untuk sekolah swasta, ujarnya, seraya menambahkan terkait juknis penggunaan BOS ini, komisi IV telah melakukan kunjungan kerja ke Kota Bekasi, Senin (16/3/2020) kemarin.

Ditandaskan Matnor Ali, jika mengacu penjelasan disampaikan Mendikbud tersebut, maka Penggunaan BOS untuk menggaji guru honorer hingga 50 persen dari total alokasi atau naik sekitar 15 persen dari sebelumnya.

Berita Lainnya
1 dari 1.768
Loading...

Ketua komisi dari Fraksi Partai Golkar ini melanjutkan, sesuai Juknis laporan penggunaan dana BOS juga harus diumumkan di dinding pengumuman sekolah agar dapat diketahui oleh siswa, guru, orang tua, komite sekolah, serta masyarakat.

Dijelaskan, berdasarkan Permendikbud Nomor : 8 tahun 2020 tentang petunjuk teknis dana BOS regular 2020 ada 12 komponen. Yaitu untuk penerimaan peserta didik baru, pengembangan perpustakaan, kegiatan pembelajaran dan ekstrakurikuler.

Kemudian, untuk kegiatan asesmen/evaluasi pembelajaran, administrasi kegiatan sekolah, pengembangan profesi guru dan tenaga kependidik, langganan daya dan jasa, pemeliharaan sarana dan prasarana Sekolah.

Selain itu digunakan untuk penyediaan alat multi media pembelajaran, penyelenggaraan bursa kerja khusus, praktik kerja industri atau praktik kerja lapangan di dalam negeri, pemantauan kebekerjaan, pemagangan guru, dan lembaga sertifikasi profesi pihak pertama.

Selanjutnya, penyelenggaraan kegiatan uji kompetensi keahlian, sertifikasi kompetensi keahlian dan uji kompetensi kemampuan bahasa Inggris berstandar internasional dan bahasa asing lainnya bagi kelas akhir SMK atau SMALB, terakhir, pembayaran gajih guru honor.

Tahun 2020 ini sesuai petunjuk teknis (Juknis) penyaluran dan pengelolaan dana BOS tahun 2020 mengalami perubahan, yaitu disalurkan langsung ke rekening sekolah masing-masing dengan penetapan SK sekolah peneriman BOS langsung dari Kemendikbud, demikian kata Matnor. (nid/K-5)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya