Dr Ir H Agus Febrianto : Penyelenggaraan PON Papua 2020 Bisa jadi ukuran even lainnya.

Kejurnas Porseni Poliban 2020 di Banjamasin, yang dijadwalkan bulan Maret ini, kemudian ditunda untuk waktu yang tidak ditentukan.

Banjarmasin, KP – Ketua penyelenggara Kejuaraan Nasional PORSENI (Pekan Olahraga dan Seni) Poliban 2020 di Banjarmasin, DR.H Agus Febrianto,SE, MSi memaparkan event yang mendapatkan dukungan dari Gubernur Paman Birin, mengalami penundaan karena adanya wabah Virus Corona yang melanda seluruh dunia.

Menurut Agus Febrianto kepada ‘Kalimantan Post’ di Banjarmasin, disela acara Sosialisasi Penghargaan Atlet yang digelar Dispora Kalsel, di Hotel Rattan Inn belum lama tadi, penundaan Porseni Poliban yang semestinya digelar bulan Maret 2020 ini, tidak bisa dipastikan kapan akan dilaksanakan. Sama seperti even-even nasional lainnya yang mengalami penundaan dengan waktu yang tidak menentu.

‘’Saya perkirakan semua even nasional di Indonesia, pelaksanaannya akan mengacu pada penyelenggaraan PON (Pekan Olahraga Nasional) yang merupakan ajang multi even Indonesia,’’ kata Agus.

Menurut Agus yang juga pengurus PB PGSI (Persatuan Gulat Seluruh Indonesia) dan PGSI Kalsel, bila PON bias dilaksanakan dengan jadwal bulan Oktober 2020 mendatang, maka even nasional lainnya juga bisa dilaksanakan sebelumnya atau sesudahnya.

Dikatakannya, Gubernur Kalsel Sahbirin Noor yang hadir langsung dalam pembukaan audisi dan seleksi mengatakan tidak mudah menjadi tuan rumah event besar yang melibatkan seluruh mahasiswa se Indonesia ini.

“Oleh sebab itu saya merasa sangat bangga Politeknik bisa menghadirkan mahasiswa seluruh indonesia. Ini juga akan membawa rezeki Banua,” kata gubernur Paman Birin ini.

Melihat dari 13 cabang olahraga dan 8 cabang seni yang dipertandingkan ada salah satunya puisi, Paman Birin pun antusias ikut membacakan puisi.

Berita Lainnya
1 dari 247

“Saya sejak SD sampai mahasiswa seperti kalian ini selalu juara baca puisi. Tidak percaya ini saya buktikan,” kata Paman Birin.

Dengan penuh penghayatan yang mendalam Paman Birin membacakan puisi ciptaannya sendiri. Selain itu Paman Birin juga membawakan beberapa lagu, diantaranya lagu kesayangan ‘Kereta Malam’ yang diikuti dengan berjoged ria para dosen dan mahasiswa .

Aplaus panjang pun menggema dari undangan lain yang hadir mulai Kadispora Kalsel Hermansyah, sejumlah pejabat dan para dosen serta mahasiswa Poliban.

Direktur Poliban, Joni Riadi menambahkan pada 2018 Poliban berada di peringkat 11 dari ratusan Politeknik se Indoensia.

“Dengan dukungan gubernur kita menjadi tuan rumah kami targetkan masuk peringkat lima besar,” kata dia.

Dalam audisi dan seleksi ini hanya ada beberapa cabor dan seni yang diseleksi yakni atletik, catur, karate, pencak silat, taekwondo, tenis meja, fotografi, kaligrafi, karikatur, monolog, puisi, solo song, nasyid dan stand up comedy,.

“Sementara cabor lain yang tidak diseleksi karena sudah ada atletnya yakni bulutangkis, panjat tebing, basket dan lainnya,” kata Ketua Pelaksana Porseni Politeknik se Indonesia Dr. Agus Pebrianto, SE, M.Si.

Sementara lanjut Agus 13 Cabang olahraga yang di pertandingkan yakni Atletik, Badminton, Tenis Meja, bola Voli, Voli Pasir, Basket, Futsal, Catur, Tekwondo, Karate, Pencak silat, Kempo dan Panjat tebing.

Untuk cabang seni ada Solo song, Monolog, Puisi, Stand up komedy, Karikatur, Photograpy, Kaligrapy dan Nasyid Akapela. (rel/nfr/k-9)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya