Selain Berduka Cita Keluarga HM Taufik Effendie Kenang Sosok Bob Hasan

Banjarmasin, KP – Pengusaha Muhammad Bob Hasan meninggal pada Selasa, (31/3. Mantan Menteri Perindustrian dan Perdagangan Indonesia Kabinet Pembangunan VII atau era Presiden Soeharto ini meninggal di RSPAD Gatot Soebroto pukul 11.00 WIB.

Kabar duka tersebut pun diterima Keluarga HM Taufik Effendie yang tinggal di Banjarmasin melalui pesan whatsapp yang beredar termasuk di kalangan media nasional hingga daerah.

“Assalammualaikum menginfokan kepada senior dan teman teman. Innalillahi Wa’Innalillahi Ro’Jiun telah kembali ke rahmatullah Bapak. Bob Hasan pada jam 11.00 siang di RSPAD, Mari Doakan semoga amal ibadah beliau diterima di sisi Allah,” tulis pesan tersebut.

Mantan Ketua Kadin Umum Kalsel, HM Taufik Effendie, selain menyampaikan duka cita yang mendalam dan mengaku sangat kehilangan serta kenang sosok Bob Hasan yang dikenal dermawan dan rajin beribadah.

Serta pernah berjasa membantu keuangan dalam pembangunan Gedung Golkar Kalsel yang berada di Jalan Lambung Mangkurat dikala HM Taufik Effendie menjabat sebagai bendahara dan Ketuanya dijabat almarhum Ismail Abdullah.

Bahkan, kenang Owner Kalimantan Post, semasa hidupnya almarhum juga kerap mensupport teman-teman jika dalam usaha mengalami masalah,’

“Tak henti-hentinya memberikan nasihat agar bangkit dan tabah dalam menekuni usaha,” kenang HM Taufik Effendie, yang juga mantan Ketua Umum Kadin Kalsel ini.

Bob Hasan meninggal dunia di usia 89 tahun.

Berita Lainnya
1 dari 878
Loading...

Beliau diketahui mengidap penyakit kanker dan telah menjalani perawatan secara intensif sejak tiga bulan terakhir, kutip Humas PB PASI, Hendri membenarkan kabar tersebut.

“Iya betul (Pak Bob) meninggal dunia. Beliau sudah tiga bulan di rawat karena kanker,” kata Hendri, Humas PB PASI.

Sebagai teman dekat dan pernah bersama-sama di Asmindo hingga 12 tahun, HM Taufik Effendie yang juga Mantan Ketua Asmindo Kalsel selain mengaku kehilangan sosok Bob Hasan yang pernah bersama-sama yang kala itu menjabat sebagai Ketua Umum Asmindo Indonesia dan berharap keluarga yang ditinggalkan tabah menghadapi ujian ini.

Dan kenangan yang tak pernah terlupakan, bagi keluarga HM Taufik Effendie, Almarhum dan keluarganya ketika datang ke Banjarmasin selalu berkunjung dan menginap di rumahnya di Jalan Perintis Kemerdekaan.

Tetapi dengan adanya kondisi virus Covid -19 saat ini Taufik Effendie tak bisa datang melayat almarhum secara langsung yang akan dimakamkan di Ungaran, Jawa Tengah.

“Tetapi dari Banjarmasin mendoakan selamat jalan kawan seperjuangan semoga amal ibadahmu diterima Allah SWT,” ucapnya.

Diketahui, kiprahnya di dunia bisnis cukup panjang. Dirinya telah mencicipi kursi kepemimpinan di banyak perusahaan Umumnya perusahaan yang pernah dijajakinya bergerak di industri kayu dan perhutanan.

Perusahaan-perusahaan yang pernah didudukinya adalah PT Kalimanis Plywood, PT Wasesa Lines, PT Pasopati Holding Company, PT Karana Shipping Lines, PT Hutan Nusantara, PT, Lifetime Assembly of Watch and Electrical Equipment, hingga PT McDermott Indonesia.

Atas karir tersebut, juga mendapat julukan dengan sebutan ‘Raja Hutan’. (vin/K-2)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya