Pemko Lawan Covid-19 dengan Swab Test Massal, Walikota Berharap Mulai Terjadi Kesembuhan

Banjarmasin, KP – Hingga hari ini Pemko Banjarmasin masih belum menyerah dengan serangan wabah virus Covid-19. Buktinya, aksi menghentikan penyebaran virus mematikan itu terus mereka dilakukan.

Bahkan, setelah beberapa waktu lalu sukses melakukan Rafid Tes diberbagai pasar, kini Pemko Banjarmasin melalui Dinkes Kota Banjarmasin kembali melaksanakan kegiatan Swab Test massal.

Tak tanggung-tanggung, jumlah peserta yang diwajibkan mengikuti kegiatan di Kantor Dinkes Kota Banjarmasin yang berlokasi di Jalan Pramuka, Kecamatan Banjarmasin Timur itu berjumlah sekira 750 orang.

Menurut Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina, kegiatan Swab Test massal dilakukan untuk melihat seberapa tinggi angka dalam kurva penyebaran virus berasal dari negeri tirai bambu itu, di kota ini.

“Saya kira upaya ini harus tetap dilanjutkan. Mudah-mudahan setelah ini kita menemukan puncak curva covid-19 di Banjarmasin dan Kalimantan Selatan, sehingga kita berharap setelah ini akan terjadi kesembuhan-kesembuhan,” ucap Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina, saat meninjau langsung kegiatan tersebut, Sabtu (13/06).

Kegiatan Swab Test massal ini, jelas orang nomor satu di kota berjuluk seribu sungai ini lagi, merupakan salah satu bukti bahwa Pemko Banjarmasin sangat bersungguh-sungguh ingin menghilangkan keberadaan Virus Covid -19 itu dari Bumi Kayuh Baimbai. “Kita bersungguh-sungguh ingin memutus mata rantai penyebaran ini. Semoga ketemu pucak kurvanya, dan setelah ini kita bisa berharap proses penyebarannya bisa kita turunkan,” katanya.

Karena itu, ia berharap seluruh lapisan masyarakat mendukung usaha Pemko Banjarmasin ini.

Lebih lanjut dikatakannya lagi, ia tidak ingin usaha yang telah dilakukan ini berakhir sia-sia. Apalagi, bebernya, sampai ada korban baik dari masyarakat maupun dari tenaga kesehatan.

Berita Lainnya

Satu Anak Digigit, 4 Anjing Liar Dibius

Dewan Atur Sanksi Pelanggaran Prokes

1 dari 1.420
Loading...

Makanya, dalam berbagai kesempatan ia selalu menekankan kepada seluruh lapisan masyarakat terutama petugas medis yang bertugas di lapangan untuk selalu mengikuti standar protokol kesehatan.

“Jangan sampai nanti para petugas kita justru terpapar, kita tidak bisa membayangkan kalau seandainya yang kita harapkan menangani ini justru berguguran satu persatu, Cukup sudah para dokter spesialis mendahului kita, dan hal itu merupakan bukti bahwa covid-19 ini betul-betul harus kita lawan,” ucapnya.

Bahkan dalam kesempatan itu, H Ibnu Sina juga berpesan, agar seluruh lapisan masyarakat tetap mengikuti Standar Operasional Prosedur (SOP) Protokol Kesehatan yakni, memakai masker, mencuci tangan pakai sabun, menjaga jarak, dan bila melaksanakan ibadah khususnya di masjid, selalu membawa sajadah sendiri serta tetap ikuti arahan dari panitia masjid. “Kami berharap kita semua bisa kembali kekehidupan normal dan mudah-mudahan di Kalimantan Selatan khususnya di Kota Banjarmasin virus ini bisa tuntaskan penanganannya,” pungkasnya.

Dari informasi terhimpun, , Swab Test adalah pengambilan spesimen lendir yang kemudian diperiksa dengan menggunakan PCR (Polymerase Chain Reaction).

Pemeriksaan menggunakan PCR itu gunannya untuk mencocokkan DNA atau RNA yang dipunyai virus. Dengan teknik PCR, maka DNA atau RNA yang ada pada sampel dari Swab Test tadi akan direplikasi atau digandakan sebanyak mungkin.

Setelah digandakan, DNA atau RNA dari sampel tersebut, akan dicocokkan dengan susunan DNA SARS-COV2 yang sebelumnya sudah ada. Kalau ternyata cocok, maka DNA yang ada disampel tersebut benar DNA SARS COV-2. Artinya, orang tersebut positif terinfeksi Covid-19.

Sebaliknya, kalau ternyata tidak cocok, menandakan orang tersebut negatif terinfeksi Covid-19. Pengambilan spesimen lendir menggunakan Swab Test yang dilanjutkan dengan pemeriksaan menggunakan PCR itu merupakan metode paling akurat dalam mendeteksi virus SARS-COV2.

Hanya saja, pemeriksaan ini membutuhkan waktu yang lebih lama dan lebih rumit.

Selain itu, pemeriksaan sumpelnya hanya bisa dilakukan di laboratorium dengan kelengkapan khusus, kapasitas pemeriksaan yang dapat dilakukanpun tidak terlalu besar. Akibatnya, hasil Swab Tes baru dapat diketahui setelah beberapa hari kemudian. (vin/K-3)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya