Aliran Agama Berbeda, Memperkaya Bangsa Indonesia

Chriswanto Santoso Nahkodai DPP LDII

Banjarmasin, KP – “Dalam setiap agama terdapat beberapa aliran berbeda, namun ini tidak menjadikan bangsa bercerai berai, tapi memperkaya bangsa Indonesia,” kata Menteri Agama RI Fachrul Razi.


Pesan khusus itu disampaikan ketika membuka Rapimnas Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII), Rabu (19/8) lalu.
Rapimnas, yang digelar daring berakhir Kamis, (20/8) dengan terpilihnya Ir Chriswanto Santoso MSC sebagai Ketua Umum DPP Lembaga LDII.


Jabatan itu sempat kosong, usai Ketua terdahulu, Prof Dr Abdullah Syam, meninggal dunia pada Juli lalu dan saat itu pelaksana tugas sementara Ir Prasetyo Sunaryo.


Sebelumnya, Menteri Agama RI Fachrul Razi berpesan khusus saat membuka Rapimnas, Rabu (19/8) lalu.


Pada bagian lain Menteri Agama katakan, moderasi beragama menitikberatkan cara berhubungan dengan teman-teman yang berbeda agama.


Atau agama yang sama, namun pandangannya berbeda.
“Visi utama adalah mewujudkan Islam sebagai rahmatal lil alamin,” jelas lulusan Akmil 1970 itu.


Ia menegaskan, keberagaman keagamaan dan aliran di Indonesia dapat semakin memperkaya bangsa Indonesia.


“Kemajemukan senantiasa dipelihara, sehingga tidak menimbulkan disintegrasi bangsa. Toleransi berarti menghormati dan belajar dari orang lain, menghormati kesenjangan budaya sehingga tercapai kesamaan sifat,” ucapnya.


Dijelaskan, toleransi dapat dijaga dengan tiga syarat, pertama merasa senasib sepenanggungan, kedua punya rasa kebangsaan nasionalisme dan ketiga menghargai hak setiap warga negara.

Berita Lainnya

Covid Kalsel Sudah Lampaui 10 Ribu

1 dari 970
Loading...


“Terkait LDII, kami sangat senang karena banyak hadir di masyarakat dengan kegiatan yang sangat produktif,” imbuh mantan Wakil Panglima TNI itu.


Sementara Ketua DPW LDII Kalimantan Timur Prof Dr Ir Krishna Purnawan Candra MS mewakili seluruh DPW LDII se-Kalimantan, sebelumnya itu menyampaikan pemandangan, rekomendasi dan mengusulkan Ir Chriswanto Santoso MSC sebagai Ketua Umum DPP LDII.


DPW LDII se-Kalimantan menilai saat ini kehidupan beragama di Kalimantan berjalan aman dan kondusif.
Kegiatan organisasi dan pembinaan umat dapat berjalan lancar.


Semua beralasan peran penting roda organisasi dijalankan bukan saja untuk konsolidasi ke dalam, tetapi juga keluar.


“Selain itu mempertimbangkan masa bakti DPP LDII Periode 2016-2021 yang berakhir Maret 2021 mendatang,” tutur Prof Candra dalam Rapimnas diikuti 3.000 peserta dan peninjau melalui virtual meeting yang tersebar di 400 studio di seluruh Indonesia.


Kepada pejabat Ketua Umum terpilih tersebut diberikan mandat untuk menjalankan tugas Ketua Umum sesuai AD/ART.


Dan berharap Pejabat Ketua Umum melakukan rotasi pengurus DPP untuk mendukung kelancaran persiapan Munas.


“Beliau memenuhi kriteria yang diperlukan LDII agar terus berkembang sebagai organisasi yang profesional religius,” pungkas Prof Candra.


Sementara itu, Ketua DPW LDII Kalsel, Drs H Dedy Supriatna melalui Drs H Budiono MSi menyatakan warga LDII Kalsel telah berperan nyata dalam menjaga toleransi dan kerukunan umat beragama.


Bahkan di tengan pandemi Covid turut ambil bagian membantu mulai masker sampai sembako.


Begitu juga saat Hari Raya Idul Adha, warga LDII Kalsel berbagi daging kurban kepada warga LDII dan masyarakat yang kurang mampu di seluruh wilayah Kalsel. (vin/K-2)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya