Joni Berdalih Hanya untuk Menakuti

Saya melakukan penyiraman ini hanya menakutinya saja, supaya istri mau kembali ke pelukan

BANJARMASIN, KP – Dengan berpakaian baju tahanan warna orange dan masih menggunakan perban akibat luka bakar, Joni Arsetia (34), tersangka pembakar rumah di Jalan Banyiur Luar RT 14 RW 01 mengaku, tak ada niat untuk melakukan pembakaran rumah mertuanya.

Sebab, ia hanya menyiramkan bahan bakar minyak jenis pertalite ke tubuh sang istri untuk menakuti dan sama sekali tak ada niat untuk membakar rumah.

“Saya melakukan penyiraman ini hanya menakutinya saja, supaya istri mau kembali ke pelukan,” ungkapnya, di hadapan para awak media saat gelar perkara di Mapolsekta Banjarmasin Barat, Senin (19/10/2020).

Joni mengakui, saat itu tidak ada masalah apa-apa dengan sang istri bernama Lidya Agustina (34).

“Saya ada niat baik untuk mengajak sang istri supaya tak menceraikannya. Karena ditolak, lalu pertalite saya bawa ini langsung disiramkan ke arah sang istri. Akan tetapi saat menyiram itu saya didorong oleh sang istri akibatnya terkena bagian dinding rumah,” ujarnya.

Spontan saat api dipantik langsung menyambar bagian dinding rumah.

“Sementara istri saya ini pun langsung menyelamatkan anak-anak dan mertua untuk diajak ke luar rumah, karena apinya semakin membesar, akibatnya saya langsung mengalami luka bakar di bagian tangan kanan, punggung kanan dan kedua kaki,” lirihnya.

Diwartakan kemarin, akibat ulah tersangka menyebabkan kebakaran hebat di Jalan Banyiur Luar RT 14 RW 01, Banjarmasin Barat, Sabtu dinihari (17/10/2020), sekitar pukul 03.00 WITA.

Selain rumah Ibramsyah mertuanya, api juga melalap dua rumah masing-masing milik H Rusdi dan Sugiannor. Dan menyebabkan 17 jiwa kehilangan tempat tinggal.

Sebelum peristiwa ini terjadi, pelaku datang untuk menemui istrinya ke rumah mertuanya lewat pintu belakang.

Berita Lainnya

John Lee Cs Ringkus Pengedar Shabu

1 dari 994

Namun usaha tersangka membujuk istri untuk balikan, malah berujung perang mulut antara keduanya.

Seketika itu pula, tersangka mengambil cairan yang mudah terbakar kemudian menyiramkan ke arah istrinya, tapi malah mengenai bagian lantai dan dinding rumah mertuanya tersebut.

Secepat kilat api dengan cepat membesar dan merambat dua rumah yang ada di samping tempat tinggal mertuanya. Tidak ada korban jiwa atas kebakaran tersebut.

Pelaku sempat ditangkap oleh Sugiannoor. Lantaran api cukup membesar, pelaku terpaksa dilepas.

Selanjutnya Sugiannoor meminta bantuan kepada warga lainnya, karena melihat rumahnya ikut terbakar serta rumah H Rusdi.

Dan anggota Barisan Pemadam Kebakaran (BPK) yang berdatangan ke lokasi dengan cepat memadamkan api.

Setelah api padam, warga kemudian mencari pelaku. Mengetahui pelaku bersembunyi di Jalan Teluk Tiram Gang Sepakat Banjarmasin Barat, langsung melakukan penangkapan terhadap pelaku.

Walaupun pelaku sempat bersembunyi di kolong rumah warga, saat kedatangan sejumlah anggota.

Tapi pelaku berhasil ditangkap dan langsung dibawa ke Rumah Sakit Haogeng Imam Santoso (Bhayangkara) Banjarmasin, guna mendapatkan perawatan medis karena mengalami pelaku luka bakar cukup serius.

Kapolsekta Banjarmasin Barat, Kompol Mars Suryo Kartiko SIk, melalui Kanit Reskrim, Iptu Yadi Yatullah SH, menegaskan atas perbuatannya itu, jika terbukti melakukan pembakaran, pelaku bakal menghuni hotel prodeo selama belasan tahun. “Sebab pelaku bakal dijerat pasal 187 KUHP,” timpalnya.

Dalam pasal itu, jelasnya, dinyatakan bahwa siapa pun yang dengan sengaja menimbulkan kebakaran, ledakan atau banjir, maka akan diancam dengan pidana penjara paling lama 12 tahun, jika perbuatan tersebut menimbulkan bahaya umum bagi barang, dan pidana penjara paling lama 15 tahun, jika perbuatan tersebut membahayakan nyawa orang lain. (fik/K-4)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya