Petinggi Dewan Kawal Pemko Bongkar Sungai Kuripan


Sedikit-demi sedikit endapan tanah yang terjadi akibat adanya bangunan di atas alur sungai tersebut diangkut menggunakan truk milik Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Banjarmasin


BANJARMASIN, KP – Guna mempercepat proses normalisasi Sungai Veteran yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Banjarmasin, Tiga Wakil Ketua DPRD Kota dan Komisi III rame-rame mendukung langkah Pemko dengan menerjunkan satu alat berat berupa eskavator, Selasa (26/01) siang.


Alat berat milik salah satu pengusaha di Banjarmasin tersebut diadakan untuk membantu upaya Pemko dalam membuka sekaligus mengangkut sedimentasi yang menutupi aliran sungai yang ada di kawasan Kecamatan Banjarmasin Timur itu.


Sedikit-demi sedikit endapan tanah yang terjadi akibat adanya bangunan di atas alur sungai tersebut diangkut menggunakan truk milik Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Banjarmasin ke lokasi pembuangan yang sudah ditentukan.


Terlihat juga petugas Pemadam Kebakaran dan Satpol PP Kota Banjarmasin terjun ke lokasi untuk membersihkan sampah dan lumpur hasil endapan aliran sungai.


Anggota Komisi III DPRD Kota Banjarmasin, Sukhrowardi mengatakan, upaya yang dilakukan saat ini merupakan bentuk sinergitas antara DPRD dengan Pemerintah serta pengusaha yang ada di Kota Banjarmasin.


Menurutnya, ini adalah momen dimana seluruh instansi lintas sektor harus melakukan gerak cepat dalam mengatasi bencana banjir saat ini.


“Soalnya masih banyak wilayah yang terendam khususnya di kawasan Banjarmasin Timur. Kalau kita hanya menunggu kekuatan grativatasi untuk menyurutkan genangan. Itu sangat lambat. Makanya kita melakukan berbagai upaya agar air yang menggenang cepat keluar,” ucapnya saat dibincangi Kalimantan Post di sela pemantauan aktivitas normalisasi sungai.


Selain itu, apa yang dilakukan oleh pihaknya kali ini merupakan salah satu solusi yang didapat dari hasil pertemuan yang dilakukan bersama beberapa pakar tata kota dan Pemko.

Berita Lainnya
1 dari 3.239


“Mau-tidak mau kita harus cepat melakukan normalisasi Sungai Veteran ini. Sehingga air limpasan yang datang dari Sungai Lulut bisa dialirkan dengan baik oleh alur Sungai Veteran ini ke Sungai Martapura,” jelasnya.


Ia menjelaskan, normalisasi sungai tidak hanya dilakukan dengan mengeruk endapan lumpur, namun juga membersihkan bangunan yang ada di atas alur sungai.


“Kita ingin upaya normalisasi ini harus segera diselesaikan, kalau perlu malam ini selesai. Jangan bertele-tele dalam memberikan pelayanan kepada warga,” tukasnya.


Pria dengan sapaan Sukhro itu berharap normalisasi sungai yang dilakukan bisa memberikan dampak jangka panjang bagi kenyamanan hidup warga.


“Kita juga mengajak masyarakat agar membudayakan sikap gotong royong dan pola hidup bersih agar bisa menjaga kelestarian sungai yang sudah menjadi identitas Kota Banjarmasin, yakni Kota Seribu Sungai yang indah,” pungkasnya.


Wakil Ketua DPRD Banjarmasin HM Yamin menyatakan, kebijakan itu harus dilakukan secepatnya. Sebab, drainase dan aliran sungai harus dinormalisasi untuk mengatasi persoalan banjir dan genangan air agar kedepan tidak terjadi lagi di Banjarmasin.


Yamin dan Tugino serta M Noor menandaskan. pendirian bangunan yang menutup aliran sungai maupun drainase tidak bisa ditolirir. Sebab melanggar Perda Sungai, sehingga harus ditertibkan.


“Kalau tidak sekarang kapan lagi, dan dalam beberapa tahun kedepan kita tidak tahu musibah ini bisa saja terulang kembali, sehingga harus ada upaya antisipasi , tandasnya.


Yamin juga sempat menyoroti bangunan milik Pemko yang berada di kawasan jalur hijau atau di daerah resapan air. seperti bangunan eks kantor camat Banjarmasin Tengah dan SPBU Teluk Dalam Jalan Zafri Zamzam. Ia meminta agar bangunan itu segera dibongkar.


Terkait adanya kawasan pemukiman warga yang hingga kini masing tergenang air, Yamin meminta agar SKPD terkait secepatnya melakukan penanggulangan. (Zak/nid/K-3)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya