Feri Martapura Baru Tujuan Banjarmasin-Marabahan Siap Beroperasi

Banjarmasin, KP – Penyeberangan kapal feri di dermaga milik Pelindo III di Pelabuhan Martapura Baru, kini sudah mulai dioperasikan untuk angkutan truk ukuran sedang dan besar.

Uji coba pengoperasian feri tersebut dilakukan untuk membantu mengurai kemacetan arus lalu lintas yang belakangan terjadi di Jalan Brigjen Hasan Basri atau kawasan Kayu Tangi Banjarmasin.

Kemacetan tersebut terjadi lantaran adanya antrian truk-truk bermuatan dengan tujuan Kabupaten Barito Kuala (Batola) dan wilayah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) yang ingin menyeberang dengan menggunakan kapal LCT yang ada di pelabuhan Alalak.

Karenanya, sejak Rabu (10/02) pagi, antrian truk di Pelabuhan Martapura Lama Banjarmasin, sudah mulai mengular.

Pelaksana Tugas (Plt) Dinas Perhubungan Kota Banjarmasin, Endri menjelaskan, penyeberangan di pelabuhan Martapura Baru dibuka untuk mengurai kemacetan yang ada di penyeberangan feri Alalak – Berangas.

“Ini merupakan alternatif untuk mengurai antrian truk di Kayutangi. Karena selama beberapa minggu ini kan, lumayan antriannya. Disatu sisi ini dampak dari banjir juga,” ucapnya saat ditemui awak media, Rabu (10/02).

Disisi lain, ia menjelaskan pengoperasian kapal penyeberangan tersebut dilakukan akibat dari banjir yang melanda beberapa kabupaten/kota di Kalimantan Selatan, hal itu membuat truk-truk angkutan kesulitan melalui jalur darat.

Oleh sebab itu, pihaknya juga mempersiapkan titik penyeberangan di kawasan Pelabuhan Martapura Baru.

“Makanya hari ini kita lakukan uji coba penyeberangan disini, untuk saat ini kita prioritaskan untuk truk PS dulu,” ujarnya.

Berita Lainnya
1 dari 2.416

Menurutnya, keberadaan dermaga ini merupakan sebagai sarana untuk membantu penyaluran logistik ke kabupaten lain.

“Penyeberangan ini untuk membantu juga, karena yang dibawa banyak logistik kan, jadi sebisa mungkin kita upayakan agar jalur distribusi barang dan logistik itu tidak terganggu,” tuturnya.

Sementara itu, Yannor (34) salah seorang supir truk, merasa terbantu dengan adanya dermaga penyeberangan feri tersebut.

“Bagus aja dengan adanya penyeberangan ini, jadi terbagi, dan disana tidak macet,” imbuhnya.

Ia mengaku, diberitahu oleh temannya yang juga merupakan sesama sopir truk terkait adanya opsi pengoperasian penyeberangan tersebut.

“Kita tahu ada penyeberangan di sini dari teman juga. Terus ada juga aparat yang ngasih tau. Jadi langsung kesini aja,” ungkapnya.

Yannor yang mengaku membawa barang ekspedisi menuju Kota Palangkaraya juga berharap penyeberangan ini berjalan lancar, agar pengiriman barang menuju lokasi cepat sampai.

“Harapannya sih, semoga penyeberangannya lancar, jadi tidak lama kan barang orang sampai ketujuan,” harapnya.

Diketahui dermaga penyeberangan feri Martapura Baru melayani rute perjalanan dari Banjarmasin menuju Marabahan, dengan menyediakan Kapal Landing Craft Tank (LCT) sebanyak 4 buah kapal dan estimasi waktu perjalanan selama 1 jam lebih.

Dermaga ini dibuka dikarenakan untuk penguraian kemacetan yang ada di kawasan Kayutangi.(Zak/KPO-1)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya