Pemko Mulai Bersiap Antisipasi Lonjakan Covid

Persiapan di rumah sakit tersebut sudah mencapai 90 persen artinya, bila terjadi lonjakan pasien, rumah sakit siap menghadapinya

BANJARMASIN, KP – Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin mengklaim sudah 90 persen melakukan persiapan untuk mengantisipasi melonjaknya kasus Covid-19. Salah satunya, mempersiapkan tambahan tempat tidur di RSUD Sultan Suriansyah.

Di rumah sakit milik Pemko itu setidaknya sudah ada 50 tempat tidur yang disediakan. Namun hingga kemarin, sudah diisi sebanyak 43 pasien Covid-19.

Berdasarkan pantauan, untuk tambahan ruangan dan tempat tidur tampak terlihat sudah siap. Letaknya ada di lantai 3 rumah sakit . Jumlah tempat tidur yang disediakan ada sebanyak 50 unit.

Kendati demikian, masih diperlukan banyak sarana prasarana penunjang. Misalnya tiang infus, regulator, fasilitas Mandi Cucu Kakus (MCK), hingga tambahan daya listrik di rumah sakit.

Sesusai melakukan pemantauan, Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina mengatakan, persiapan di rumah sakit tersebut sudah mencapai 90 persen. Artinya, bila terjadi lonjakan pasien, rumah sakit siap menghadapinya.

“Kemudian, bila lantai II dan lantai III rumah sakit dioptimalkan, kita bisa saja mampu menampung sebanyak 125 tempat tidur,” ucapnya.

Di sisi lain. Menurut Ibnu, seluruh puskesmas juga telah diminta untuk menyiapkan tempat rawat inap, demikian juga dengan rumah sakit lainnya.

Berita Lainnya
1 dari 3.204

“Beberapa waktu lalu, kami juga sudah meminta para pimpinan rumah sakit di Kota Banjarmasin, untuk meningkatkan 50 persen tempat tidur untuk pasien Covid-19. Dan itu sudah disetujui,” tambahnya.

Lantas, bagaimana dengan opsi mendirikan tenda darurat?

Terkait hal itu, ia merasa belum perlu dan seakan tidak ingin kebijakan itu diterapkan. Pasalnya ruangan di rumah sakit yang belum difungsikan lebih layak ketimbang menangani di dalam tenda darurat.

“Untuk pendirian tenda, nanti dulu. Lebih baik mengoptimalkan ruangan yang ada. Misalnya, satu ruang yang sebelumnya menampung tiga pasien, bisa diisi lima pasien,” pintanya.

Senada dengan Ibnu. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banjarmasin, Machli Riyadi mengatakan bahwa sejatinya kapasitas rumah sakit tersebut bisa dimaksimalkan hingga 125 tempat tidur. “Kami targetkan segitu. Tapi penambahan akan dilakukan secara bertahap,” tambahnya.

Di sisi lain, seiring dengan disiapkannya sejumlah tempat tidur di rumah sakit, pihaknya juga mulai membuka perekrutan tenaga kesehatan. Baik itu dokter, perawat, bidan dan tenaga kesehatan yang lain.

“Kalau cuma ruangan dan tempat tidur saja yang disediakan, tapi tidak ada yang mengoperasikannya ya impossible,” ucapnya.

Untuk itu, sedari Rabu (21/07) pihaknya sudah mulai membuka perekrutan. Rinciannya, untuk perawat dibutuhkan sebanyak 50 orang, dokter umum sebanyak lima orang dan bidan sebanyak empat orang.

“Kontraknya lima bulan kerja, hingga bulan Desember mendatang. Tergantung melandai tidaknya Covid-19. Kalau masih tidak ada tanda-tanda melandai, kontraknya ya diperpanjang. Tapi semoga dalam lima bulan itu sudah terkendali,” tutupnya. (Zak/K-3)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya