Selewengkan BLT Covid, Kades dan Bendahara Desa Terusan Terancam 5 Tahun Penjara

Palangka Raya, KP – Kades dan Bendahara Desa Terusan, Kecamatan Dusun Utara diduga selewengkan dana desa untuk perpustakaan tahun 2019, dan lainnya, senilai Rp 1,3 milyar, dan tahun 2020 untuk BLT Covid lebih Rp 250 juta terancam di bui 5 tahun penjara.

Kepada awak media, Senin (19/7), Asisten Pidana Khusus (Adpidsus) Kajati Kalteng Douglas P Nainggolan mengungkapkan pihaknya baru kali menangani perkara penyeleqengan dana covid 19.

Tiap sasaran disebutkan dianggarkan melalui Dana Desa Tahun 2020 sebesar Rp 100.000 tapi tak pernah diterima warga, terangnya.

Berita Lainnya
1 dari 527

Demikian pula saat membangun Perpustakaan Desa, nyatanya tak pernah ada, tetapi uangnya telah dicairkan melalui bendahra Desa berinisial SUG (39), lalu berbagi dengan Kadesnya berinisial SAB (50).

Kedua tersangka memenuhi syarat untuk ditahun selama 20 tahun ke depan, karena ditakutkan melarikan diri dan menghilangkan bukti.

Namun untuk sementara baru SAB yang ditahan, karena SUG lagi tak bisa dihadirkan, baik sebagai tersangka maupun saksi.

Dalam kegiaran press realese itu, Adpidsus didampingi Ujang Sutista dan penyidik Rahmad Isnaeni menjelaskan penahan diatur melalui Pasal 21 ay 1 dan 4 Kitab KUHP. (drt/k-10)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya