DPRD Kalsel Garap Raperda Dana Cadangan Pilkada

Banjarmasin, KP – DPRD Kalsel mulai menggarap rancangan peraturan daerah (Raperda) tentang Pembentukan Dana Cadangan Pilkada tahun 2024, untuk menghindari anggaran Pilkada yang terlalu besar.


“Jadi kita perlu mempersiapkan dana cadangan Pilkada agar tidak membebani APBD Kalsel,” kata Wakil Ketua DPRD Kalsel, M Syaripuddin, saat mendampingi Pansus Raperda Pembentukan Dana Cadangan Pilkada ke Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Tanah Bumbu, belum lama ini.


Syaripuddin mengungkapkan, ada dua penyelenggaraan Pemilu pada 2024 tersebut, yakni Pemilu Legislatif (Pileg) dan Pemilu Presiden (Pilpres) pada 28 Pebruari, dan Pilkada serentak yang dilaksanakan pada 27 November 2024.

Berita Lainnya
1 dari 3.592


“Ini akan menguras anggaran, sehingga diperlukan Raperda Pembentukan Dana Cadangan Pilkada,” tambah Bang Dhin, panggilan akrab M Syaripuddin.


Ketua Ketua Pansus II Raperda Pembentukan Dana Cadangan Pilkada, H Burhanuddin mengatakan, cadangan dana pilkada di tahun 2022 direncanakan sebesar Rp100 miliar dan tahun 2023 Rp100 miliar.


“Pemprov Kalsel mempersiapkan di dalam Raperda untuk anggaran Pilkada sebesar Rp200 miliar yang terbagi dalam dua tahun anggaran. Kekurangannya akan ditambahkan pada 2024,” ujar Burhanuddin.


Burhanuddin mengharapkan Raperda ini bisa segera dirampungkan, sehingag bisa dialokasikan dana cadangan Pilkada pada tahun depan. (lyn/KPO-1)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. TerimaSelengkapnya