Jauh Dari Pemukiman, Santri TQ-DI Tetap Upacara Hari Kemerdekaan

Martapura, KP – Meski lokasinya jauh dari pemukiman warga, dan berada di tengah kebun karet warga, seluruh santri Pondok Pesantren (Ponpes) Tahfidzul Qur’an Darul Inqilabi (TQ-DI) Karang Intan, Kabupaten Banjar tetap menjalankan Upacara Peringatan Kemerdekaan RI ke-76.

Khidmat dan sederhana, begitulah yang terjadi dalam upacara bendera Hari Kemerdekaan RI ke 76 tahun 2021 yang dijalani pra santri tersebut.

Rasa bangga dan senang begitulah yang dialami para pengasuh dan santri Ponpes, pasalnya upacara Hari Kemerdekaan baru kali ini dilaksanakan sejak berdirinya Ponpes pada tahun 2017.

Dengan mengenakan seragam sekolah dan memakai berkopiah di kepala sebagai ciri khas seorang santri, para generasi bangsa yang bakal menjadi penghafal Al-Qur’an itu terlihat khidmat dan khusyuk mengikuti upacara bendera.

Ponpes yang berada di tengah-tengah perkebunan karet dan jauh dari pemukiman warga itu mendapat perhatian serius dari jajaran Polda Kalsel dan Kemenag Banjar.

Rahman yang saat itu menjadi Komandan Upacara merasa bangga karena baru kali ini memimpin prosesi yang sangat sakral ketika peringatan HUT Kemerdekaan RI kmi.

“Alhamdulilah baru pertama kali kita mengadakan upacara bendera di Pondok. Sebelumnya tidak ada dan saya ditunjuk sebagai Komandan Upacara, beruntung saya sudah dilatih oleh ustadz, Tentara dan Polisi,” ujarnya.

Berita Lainnya

Sekda Ingatkan SKPD Harus Siap Hadapi Bencana

Buser 690 Banjar Berangkat Menuju Katingan

1 dari 648

Alhasil, perasaan senang dan bangga pun tak terelakkan dirasakan oleh Rahman lantaran dapat membanggakan pondok pesantrennya tercinta.

“Semoga ini menjadi amal jariah bagi pelatih, insya allah upacara akan dilaksanakan secara rutin setiap hari Senin di pondok,” imbuhnya

Sementara itu, Ketua Yayasan pondok pesantren tersebut, Sarbani mengaku, bahwa pihaknya sangat berterimakasih kepada Polda Kalsel, Muspika dan Kemenag Banjar yang sudah melatih santrinya dan mendukung pelaksanaan upacara kemerdekaan yang ke 76 tahun 2021.

“Semoga dengan upacara yang dijalani santri ini semakin tumbuh dan kecintaan kita dalam membela tanah air kita,”

Disamping itu, ia mengingatkan kepada santrinya, bahwa kemerdekaan yang dirasakan saat ini tidak dapat diraih tanpa perjuangan tumpah darahnya para pejuang diantaranya para ulama dan habaib.

“maka tugas kita adalah menjaganya agar tidak tercerai berai dan jangan sampai dirusak oleh orang-orang yang akan merusak ummat islam khususnya dan Indonesia pada umumnya,” tuntasnya.

Selain dihadiri Ketua Yayasan, Upacara Kemerdekaan ini juga dihadiri oleh Ketua Ponpes, Abdul Hafiz, Kasi Dik Diniyah Pontren Kemenag Kab Banjar, Perangkat Desa, pengasuh, ustadz dan ustadzah serta santri Ponpes TQ-DI dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. (Zak/KPO-1)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. TerimaSelengkapnya