Dinsos Balangan Harapkan Rumah Singgah Bagi ODGJ

Paringin, KP – Dinas Sosial kabupaten Balangan berharap di Balangan ini ada rumah singgah khusus untuk menangani orang gangguan jiwa (ODGJ).

Seperti yang disampaikan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Balangan, Urai Nur Iskandar pada saat Rakor dengan Dinkes dan TP PKK Balangan, di Aula Kediaman dinas Bupati Balangan, baru baru tadi.

Urai mengharapkan, untuk mengantisipasi terjadinya permasalahan serupa kedepannya, di kabupaten Balangan harus ada rumah singgah buat orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) setelah dia kembali dari rehabilitasi.

“Dengan adanya rumah singgah tentu akan memudahkan kita untuk menangani ODGJ,” katanya.

“Sampai dia benar-benar siap untuk kembali ke keluarga dan masyarakat lingkungan sekitar,” ujarnya lagi.

Sekretaris Dinkes Balangan Akhmad Sauki menyampaikan, jumlah kasus ODGJ di kabupaten Balangan kurang lebih sebanyak 353 kasus, yang mana pasien-pasien ODGJ ini terdiri dari beberapa kasus dan cara penanganan yang berbeda-beda.

“Penangan kasus ODGJ ini tidak bisa sendiri sendiri tapi harus ditangani secara bersama secara berdampingan. Kasus ODGJ ini bisa di bilang berat dan harus ada penanganan khusus dan berkelanjutan,” ucapnya.

Berita Lainnya

Pengurus FKUB Balangan Dikukuhkan

1 dari 546

“Yang sangat penting pasien ODGJ ini bisa di terima dengan baik oleh keluarganya jangan di pasung. Bisa di terima di lingkungan masyarakat jangan ada bullying terhadap para pasien ODGJ ini,” tegas Sauki.

Sementara, Ketua TP-PKK Kabupaten Balangan, Sri Huriyati Hadi menyatakan, untuk penanganan kasus (pasien, red) ODGJ seperti yang dialami Aliamansyah akan segera dilakukan bersama dengan Tim Pengarah Kesehatan Jiwa Masyarakat (TPKJM) Kabupaten Balangan.

“Kita akan bergerak cepat untuk kasus Aliamansyah ini, agar secepatnya mengantar ke RSJ Sambang Lihum setelah nantinya persiapan sudah dilaksanakan dengan dokter yang ada di Kecamatan Halong,” ujarnya.

Bunda Sri berkeinginan, setelah selesainya pengobatan Aliamansyah di RSJ Sambang Lihum, harus segera bisa langsung diarahkan ke panti Budi Luhur, dan ketika yang bersangkutan kembali ke Kabupaten Balangan sudah dalam keadaan membaik.

Terkait lingkungan tempat tinggal Aliamansyah yang tidak mau menerimanya lagi walaupun sekembali dari pengobatan, instansi berwenang akan mengupayakan mencarikan tempat dan pekerjaan untuk Aliamansyah, sambil terus melakukan pendekatan agar lingkungan tempat tinggal semulanya tetap bisa menerima Aliamansyah kembali.

“Sebenarnya di sekitar keluarganya lah tempat yang paling bagus untuk proses kesembuhannya, asal keluarganya benar-benar mendukung dan menerima dia untuk benar-benar sembuh,” imbuhnya.

Turut serta dalam rapat koordinasi ini Plt Kepala Dinas Kesehatan, Kepala RSUD Balangan, perwakilan Polres Balangan, Kapolsek Halong, Camat Halong dan Wakil Danramil Halong. (srd/K-6)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. TerimaSelengkapnya