Server ‘Ngadat’, Tes CPNS di Tanah Bumbu Terganggu

Batulicin, KP – Pelaksanaan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Non Guru di Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Tanah Bumbu terganggu, Senin (20/9/2021) pagi.

Usut punya usut, ternyata soal seleksi bagi peserta belum bisa terkoneksi diruang tes. Lantaran server Badan Kepegawaian Negara (BKN) di Jakarta bermasalah, sehingga peserta terpaksa harus menunggu diluar dengan wajah-wajah tegang. Bahkan peserta tes mengeluhkan lapar karena belum sempat sarapan lantaran pagi sekali sudah berangkat.

“Kami lapar pak, belum sempat sarapan, soalnya tadi berangkat pagi-pagi takut terlambat,ternyata malah gangguan,” ucap banyak peserta. Untungnya panitia lokal mengantisipasi kondisi ini lalu menyiapkan minuman serta makanan ringan dan kue untuk mereka.

Koordinator Tes SKD Tanah Bumbu Kanreg VIII Banjarmasin, Noor Afiad, SH mengatakan ‘ngadatnya’ server CAT karena gangguan jaringan internet telkom.

“Memang ada sedikit masalah terkait gangguan jaringan internet,tapi ini sudah dikoordinasikan dengan pihak penyedia untuk menormalisasikannya,” ucap Noor Afiad. Ia mengakui, secara keseluruhan sejak digelar Jumat 17/9.2021 kemarin, hingga sekarang berjalan lancar, hanya tertunda beberapa jam karena masalah internet.

Berita Lainnya
1 dari 570

“Dampaknya, jadwal berubah awalnya dimulai jam 08.00 Wita lalu molor,” tandasnya. Pernyataan berbeda diungkapkan panitia lokal. Menurut Kabid Pengadaan, Pemberhentian dan Informasi (PPI) BKD Tanah Bumbu, Muhammad Jaelani, SH, mengatakan, gangguan bukan pada jaringan internet, tapi masalah koneksi server di BKN Pusat.

“Informasi dari panitia BKN Pusat, server mengalami kendala, sehingga pelaksanaan seleksi sesi I molor,” katanya.

Ia menyebutkan, hal serupa juga terjadi saat pelaksanaan seleksi dihari kedua, Sabtu 18/9,2021 kemarin, akibatnya tes SKD Tanah Bumbu molor hingga malam hari. “Iya satu sesi terpaksa diundur, akibatnya kegiatan yang dilaksanakan hingga sesi keempat baru selesai jam 9 malam,” bebernya. Menurutnya dengan kondisi ‘ngadat’ ini, ia memprediksi pelaksanaan hari ini juga bakal seperti sebelumnya karena mengalami masalah serupa. Adapun jumlah peserta CPNS dan PPPK Non Guru kali ujar Jaelani ada sebanyak 1.701 pelamar. Mereka berasal dari berbagai daerah di Kalsel dan diluar provinsi.

“Sementara formasi yang disediakan sebanyak 76 bagi CPNS dan 331 untuk PPPK Non Guru,” pungkasnya.

Adapun materi kompetensi tes CPNS dan PPPK berbeda, untuk CPNS 3 kompetensi dengan durasi 100 menit, sementara PPPK estimasi 170 menit dengan tes 4 kompetensi setiap sesinya. Nantinya akan diambil 3 besar bagi setiap formasi untuk dites lanjutan di November 2021 mendatang. (han)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. TerimaSelengkapnya