Banjarbaru, KP – Maraknya kasus kriminalitas yang kerap menimpa driver ojel online (ojol), ditambah jam kerja yang hampir 24 jam membuat para driver ojol menjadi sasaran empuk penjahat seperti begal maupun perampokan.
Dalam kesempatan Sosialisasi yang di gelar oleh Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Troy Satria Taufik, Koordinator Lapangan driver Gojek Kota Banjarbaru Aryo menyampaikan keresahan para mitra Ojol dan meminta perlindungan.
“Kami ini kerja hampir 1×24 jam. Permintaan pelanggan gak tentu jam dan tugas pengantarannya. Sekarang ini marak begal, jadi kami cukup khawatir sementara kami harus bekerja tapi juga takut” ujar Aryo
Hal tersebut ditanggapi serius oleh Troy Satria, untuk itu pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak polisi agar wilayah yang rentan tindak kriminalitas bisa dilaksanakan patroli secara berkala.
“Misalnya nanti bisa di lakukan patroli rutin oleh pihak kepolisian, juga untuk beberapa daerah kan sudah ada nomer darurat atau aplikasi yang bisa di gunakan oleh masyarakat terutama driver untuk memberikan sinyal darurat. Ini kita sampaikan dan agar jadi perhatian khusus guna menciptakan kondisi aman bagi driver Ojol kita” ujar Troy. (Dev/KPO-1)















