Keramahan Warga Banjar Penyemangat Mahasiswa Papua

Menurut mahasiswa fakultas Kehutanan, Universitas Lambung Mangkurat, hingga saat ini para mahasiswa asal Bumi Cendrawasih merasa nyaman dalam kegiatan di Kalimantan Selatan.

BANJARMASIN, KP – Sikap ramah yang sudah tertanam dalam diri setiap masyarakat Banjar menjadi salah satu pemicu semangat bagi para pemuda asal Provinsi Papua yang menuntut ilmu di perguruan tinggi di Kalimantan Selatan.

Hal itu diakui oleh Ketua Ikatan Mahasiswa Papua (Imapa) Kalimantan Selatan (Kalsel), Naila Mikhael Wenda saat ditemui awak media disela kegiatan silaturahmi antar mahasiswa papua dengan perwakilan Polda Kalsel, Sabtu (13/11) malam.

Menurut mahasiswa fakultas Kehutanan, Universitas Lambung Mangkurat itu, hingga saat ini para mahasiswa asal Bumi Cendrawasih masih merasa nyaman dalam setiap berkegiatan di Kalimantan Selatan.

“Pada intinya kami selalu terbuka untuk menjalin hubungan baik dengan masyarakat umum, dan kami merasa nyaman salam setiap melakukan berbagai kegiatan,” ungkapnya.

Disamping itu, ia mengaku, rasa aman dan nyaman dalam menuntut ilmu di Kalsel ini tidak lepas dari dukungan dari pihak Polda Kalsel yang terus menuntun dan mengarahkan pihaknya agar bisa berbaur dan menjalin hubungan baik dengan masyarakat Banua.

“Karena dari saya pribadi merasa sangat aman selama kuliah di Kalsel, apalagi ada dukungan dan arahan dari pihak Kepolisian Daerah Kalsel,” ujar pemuda dari Kabupaten Wamena itu.

Kegiatan silaturahmi yang digelar di salah satu hotel di Kota Banjarmasin ini dilakukan lantaran ada para mahasiswa asal Papua yang baru saja menjajaki tanah Kalsel untuk berkuliah.

Berita Lainnya
1 dari 3.926

Karena itu, perwakilan Polda Kalsel yang juga hadir dalam kegiatan tersebut bertugas mengarahkan para perantau asal pulau ujung timur Indonesia ini untuk bisa beradaptasi dan mengenal budaya hidup bermasyarakat di Kalsel.

Mewakili Kapolda Kalsel Irjen Pol Drs. Rikwanto, Kepala Subdit Keamanan Negara Dit Intelkam Polda Kalsel Kompol Paryoto, mengajak semuanya untuk saling membantu, baik dalam bersosialisasi dengan lingkungan maupun bersama dalam menunjang prestasi.

“Ada beberapa mahasiswa yang baru datang, maka dari itu kita hadirkan senior mereka di sini, agar saling kenal dan tidak merasa sendiri di perantauan,” ungkap Kompol Paryoto.

Pihaknya juga membantu para mahasiswa baru untuk mengenal budaya dan lingkungan Kalsel, guna menunjang kelancaran studi dan prestasi mereka.

“Harapannya, tentu mereka dapat fokus belajar dan betah tinggal di Banua kita, jangan berpikir macam-macam selain belajar. Sehingga bisa membanggakan ketika pulang ke kampung halaman dan mampu membangun Papua agar bisa lebih maju lagi,” imbuhnya.

Salah seorang mahasiswi asal Papua dari Fakultas Kedokteran, Universitas Lambung Mangkurat Queenly Alfarita Megarindu Bisararisi, pun mengajak adik-adik ya yang baru masuk kuliah itu untuk tidak takut untuk bisa berbaur dengan masyarakat Banjar

“Pertama dulu buat adik-adik jangan merasa takut dan malu di sini, karena kita merantau harus membuka diri untuk berteman,” pintanya.

“Memang butuh proses, tapi selalu berpikir positif untuk melakukan itu, hingga dapat menjalin hubungan baik di lingkungan warga Banjar,” tutup mahasiswi yang sudah mengenyam bangku kuliah di Kalsel sejak tahun 2013 itu.

Dalam pertemuan ini, lebih dari 50 mahasiswa Papua dari berbagai perguruan tinggi dikumpulkan, untuk diajak saling kenal dan berbagi pengalaman antar mahasiswa yang telah lama di Banua dan yang baru. (Zak/K-3)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
Berita Menarik Lainnya

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. TerimaSelengkapnya