Pasca Banjir, Harga Sembako Bergerak Naik

Palangka Raya, KP – Pasca banjir, harga beberapa jenis sembako di Pasar Martapura, Jalan Jawa Kota Palangka Raya mengalami kenaikan, ungkap pedagang setempat, Senin (29/11).

Menurut salah seorang penjual sembako Udin Hadi (53), sembako yang naik antara lain, gula dan minyak goreng. Harga gula mengalami kenaikan sekitar Rl 280 perkilo dan minyak goreng naik sekitar Rp.1.000 perkg.

Disebutkan, penyebab kenaikan karena kendala saat banjir kemarin lalu beberapa toko tutup, dan penyaluran barang jadi terhambat” ungkap Lisa (42) salah satu pedagang lainnya.

Kenaikan harga sembako di sebabkan oleh banjir yang melanda berbagai daerah seperti daerah Tumbang Nusa, Pulang Pisau, sehingga aktivitas penyaluran barang terhambat.

Berita Lainnya
1 dari 744
loading...

Disisi lain pasar sayur juga mengalami kenaikan, seperti lombok yang semula seharga Rp 35.000 menjadi Rp 40.000 sampai Rp 50.000 per kilonya.

Kemudian harga sayut sawi satu ikat besar mencapai harga Rp 20.000 padahal sebelumnya tidak sampai segitu, terang Lisa, dan menambahkan ayam potong pun naik tanpa menyebut nominalnya.

Hasil pemantauan, dampak kenaikan itu, menyebabkan minimnya penjualan pedagang, karena daya beli masyarakat turun sehingga perminta sedikit.

Dikatakan Lisa, ia kerjanya berjualan makanan, dengan adanya kenaikan ini lumayan sangat berat karena saat juga harus menyesuaikan dengan harga jual makanan.

“Saya kadang seharusnya saya beli jadi gak di beli, semoga saja segera kembali seperti harga biasanya”. ungkap Ita (38) seorang pembeli di kawasan Pasar Martapura tersebut (drt/k-10)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
Berita Menarik Lainnya

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. TerimaSelengkapnya