BPJAMSOSTEK Banjarmasin Sosialisasi Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan kepada Nelayan

Banjarmasin, KP – BPJAMSOSTEK Banjarmasin kembali menyosialisasikan Program Perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan masyarakat. Kali ini sosialisasi menyasar kepada masyarakat pekerja, yaitu nelayan.

Kegiatan ini dilakukan di beberapa desa, seperti Desa Takisung dan Desa Penjaratan, Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut. Dimana rangkaian kegiatan sosialisasi dilakukan sejak hari Senin (24/01/2022) hingga hari Rabu (26/01/2022) kemarin.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Kantor Cabang BPJAMSOSTEK Tanah Laut, Tatep Fuadi Mukmin dan Kepala Kantor Cabang BPJAMSOSTEK Banjarmasin, Tito Hartono, para nelayan, perwakilan pemerintah desa dan koordinator masyarakat nelayan.

Berita Lainnya
1 dari 1.495
loading...

“Resiko dalam bekerja bisa terjadi dimana saja dan kapan saja, tidak terkecuali.Termasuk kepada nelayan yang juga merupakan masyarakat pekerja,” ucap Tito.

Tito menambahkan, jika nelayan juga harus mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan agar memberikan rasa aman dalam bekerja kepada nelayan itu sendiri serta kepada keluarganya.

“Minimal 2 Program, yaitu Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) dengan iuran bulanan sebesar Rp16.800 dan bisa juga ditambahkan dengan program Jaminan Hari Tua (JHT) dengan besaran iuran menyesuaikan,” jelasnya.

Manfaat yang diperoleh para nelayan yaitu perlindungan saat bekerja, jika resiko terjadi. Para nelayan yang terdaftar dan dilindungi program BPJAMSOSTEK ditanggung sampai sembuh tanpa batas (unlimited) jika terjadi kecelakaan kerja.

Sedangkan jika musibah menimpa yang menyebabkan kematian saat bekerja, maka ahli waris nelayan (anak) mendapat beasiswa untuk 2 anak hingga jenjang S1. (opq/KPO-1)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
Berita Menarik Lainnya

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. TerimaSelengkapnya