Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
MartapuraTRI BANJAR

Rakor Bertekat Bangun Kolaborasi Peningkatan Pelayanan PTAM Intan Banjar

×

Rakor Bertekat Bangun Kolaborasi Peningkatan Pelayanan PTAM Intan Banjar

Sebarkan artikel ini
Hal 9 7 Klm Gabung 1 1
PENANDATANGAN KESEPAKATAN- Inilah hasil Rakor dilanjutkan penandatanganan kesepakatan para pihak yang berhadir, untuk kemudian dilaksanakan evaluasi kembali terkait hasil implementasi rencana aksi di lapangan. (KP/Istimewa)

Disamping itu, dalam rangka merumuskan solusi konkrit dan terukur, untuk memberikan kepastian pelayanan kepada pelanggan PTAM Intan Banjar, baik solusi jangka panjang maupun jangka pendek

BANJARBARU, KP – Hasil konsultasi dan laporan berulang masyarakat, menyangkut permasalahan distribusi air minum PTAM Intan Banjar, pada beberapa wilayah kecamatan di Kabupaten Banjar yang berbatasan dengan Kabupaten/Kota lain, diantaranya wilayah Kecamatan Aluh-Aluh, Beruntung Baru, Tatah Makmur, Sungai Tabuk, dan Kertak Hanyar, Ombudsman RI Kalsel mengumpulkan seluruh stakeholder terkait dalam pelayanan distribusi air minum PTAM Intan Banjar untuk mengikuti rapat koordinasi (rakor).

Kalimantan Post
Hal 9 7 KLm Gabung 2 2

Adapun tujuan dari rakor tersebut adalah membangun koordinasi dan kolaborasi yang baik antar stakeholder (pemangku kepentingan) terkait, guna peningkatan pelayanan PTAM Intan Banjar. Disamping itu, dalam rangka merumuskan solusi konkrit dan terukur, untuk memberikan kepastian pelayanan kepada pelanggan PTAM Intan Banjar, baik solusi jangka panjang maupun jangka pendek.

Pada kegiatan rakor tersebut hadir lengkap seluruh jajaran pemegang saham PTAM Intan Banjar yaitu dari unsur Pemprov Kalsel, Pemko Banjarbaru dan Pemkab Banjar. Juga Direktur Utama PTAM Intan Banjar bersama jajaran, manajemen PTAM Bandarmasih dan BPAM Banjarbakula, serta perwakilan dari masyarakat yang berada di wilayah terdampak.

Atas hasil pelaksanaan rakor tersebut, disepakati beberapa pokok rencana aksi solutif untuk menyelesaikan permasalahan distribusi air minum PTAM Intan Banjar, berdasarkan atas masukan dari para pihak yang hadir.

Rencana aksi jangka panjang yang saat ini sedang dalam tahap pematangan, diantaranya persiapan pembangunan intake baru, penguatan booster, pengadaan dan pemasangan pipa distribusi utama, penyambungan pipa distribusi utama, yang akan mengakomodir kebutuhan air bersih pada titik wilayah pelanggan di kecamatan-kecamatan perbatasan Kabupaten Banjar.

Baca Juga :  Jelang Pilkades, ForkopimcamBeruntung Baru Perkuat Koordinasi

Sedangkan rencana aksi jangka pendek dalam menyelesaikan permasalahan gangguan distribusi pelanggan, para pihak bersepakat antara lain akan mengoptimalkan distribusi air curah dari BPAM Banjarbakula kepada PTAM Intan Banjar hingga 600 liter/detik, serta kerjasama dan bantuan penyediaan air curah dari PTAM Bandarmasih dan PDAM Tanah Laut, untuk mengakomodir kebutuhan pelanggan PTAM Intan Banjar yang selama ini terganggu distribusi airnya dikarenakan kurangnya kemampuan suplai air baku.

Hal 9 7 Klm Gabung 3

Pada Rakor yang dikuti Gubernur Kalsel, diwakili Kabag BUMD dan BLUD Setda Prov Kalsel, Bupati Banjar, diwakili Sekretaris Daerah Drs Hilman, Wakil Walikota Banjarbaru Wartono, Direktur Utama PT Air Minum Intan Banjar H Syaiful, Direktur Utama PT Air Minum Bandarmasih, diwakili Senior Manager Keuangan dan Pelayanan, Kepala BPAM Banjarbakula, diwakili Kepala Seksi Distribusi dan Perwakilan masyarakat selaku pelanggan PT. Air Minum Intan Banjar, Kamis, (22/05/2023).

Kepala Perwakilan Ombudsman RI Kalsel, Hadi Rahman menekankan bahwa pelayanan air minum adalah kebutuhan dasar masyarakat, yang merupakan wujud pelayanan publik dalam kriteria penyediaan barang publik, yang selalu diakses dan dibutuhkan masyarakat. “Atas komitmen yang telah disepakati, kami akan terus melaksanakan pemantauan terkait pelaksanaannya, turut kami minta agar PTAM Intan Banjar dapat mengoptimalkan pengelolaan pengaduan dan media komunikasi kepada pelanggan, sehingga kebutuhan informasi dan penanganan pengaduan dapat diselesaikan dengan cepat, karena adanya kemudahan akses bagi masyarakat. Kepada pemegang saham, kami juga minta untuk dapat merealisasikan komitmen penguatan permodalan kepada PTAM Intan Banjar” kata Hadi Rahman.

Kegiatan ditutup dengan penandatanganan kesepakatan para pihak yang berhadir, untuk kemudian dilaksanakan evaluasi kembali terkait hasil implementasi rencana aksi di lapangan. (nau/K-3)

Iklan
Iklan