Libatkan Difabel, Rumah Kreaktif Mentori Pembuatan Dompet

41

BUAT DOMPET – Inilah karya nyata yang diajarkan rumah kreaktif untuk membuat kreaktifitas berupa dompet dan tampak kegiatan tersebut yang diikuti lima kecamatan se Kota Banjarmasin, di Aula Kayuh Baimbai Banjarmasin, Rabu (7/11). (KP/Narti)

BANJARMASIN, KP – Upaya Pemerintah Kota Banjarmasin untuk membantu warganya dalam peningkatan pendapatan keluarga bukan hanya isapan jempol. Melalui Dinas Perindag dan Pasar Kota Banjarmasin bekerjasama Tim Penggerak PKK memberikan pelatihan kreaktif pada 60 orang.

Pelatihan tersebut diikuti peserta dari 5 kecamatan di Banjarmasin yang bertujuan untuk  menciptakan manusia yang unggul dan berkualitas dalam bidang wira usaha, terlebih Pemerintah Kota Banjarmasin terus mengembangkan Wira Usaha Baru di berbagai kesempatan.

Para peserta yang dilibatkan tak tanggung-tanggung, dari ibu-ibu rumah tangga, pemuda menganggur hingga kaum disabilitas. Hal ini selain guna melakukan permintaan juga merupakan salah satu program pemerintah yang perlu didorong, ujar Direktur Rumah Kreaktif, Arifin, saat menjadi pembimbing pelatihan pembuatan dompet dari aneka kain, di Aula Kayuh Baimbai Banjarmasin, Rabu (7/11).

Arifin juga mengatakan, pelatihan yang diselenggarakan dua hari ini memang sangat singkat. Namun demikian, untuk memperdalam kegiatan pihaknya juga membuka diri untuk warga Kota Banjarmasin jika ingin bersama-sama maju dalam membekali diri apakah bidang ketrampilan menjahit dengan membuat dompet atau kegiatan lainya.

“Warga Banjarmasin diajak kreatif oleh Pemerintah Kota Banjarmasin dengan pelatihan mengolah produk kerajinan tangan dengan cara menjahit bahan baku dari benang yang digelar Disperindag bekerjasama dengan PKK kota Banjarmasin,’’ ungkap Arifin sambil menujukan hasil kerajinan dompet yang dihasilkan.

Ketua TP PKK Kota Banjarmasin, Hj Siti Wasilah mengatakan, pelatihan hari ini bukan saja sekedar pelatihan, melainkan bimbingan langsung untuk menjadikan manusia yang memiliki keterampilan dibidang jahit menjahit benang yang kemudian dihasilkan menjadi sebuah produk.

“Semisal tas, dompet kemudian selempang dan masih banyak lainnya produk olahan tangan yang bisa dipelajari dalam pelatihan ini, sebagai upaya untuk mendukung pemerintah dalam mewujudkan Banjarmasin memiliki 2500 WUB,’’ kata Hj Siti Wasilah saat membuka pelatihan.

Dosen Fakultas Kedokteran Universitas Lambung Mangkurat tersebut Menjelaskan, kepada peserta pelatihan agar jangan hanya sampai pada pelatihan hari ini, bakat para peserta hari ini memang harus digali lebih lanjut dengan binaan dari tim PKK bersama Disperindag untuk mendampingi peserta sampai menjadi wira usaha berkembang.

“Kita ingin jangan hanya sampai disini saja, kita siap mendampingi para peserta hari ini untuk mengembangkan bakat, mengasah kemampuan mereka agar menjadi wira usaha baru yang memang benar benar teruji,’’ ujar Hj Wasilah.

Menurut istri Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina, pelatihan keterampilan tersebut adalah bagian dari upaya pemerintah untuk mengurangi angka pengangguran agar di Banjarmasin semakin dekat menuju kota bebas kemiskinan.

“Masyarakat yang terampil sudah bisa dipastikan akan memiliki ide kreatif untuk memiliki usaha yang membawa mereka kepada kesuksesan, semakin terampil masyarakat kita maka semakin rendah angka kemiskinan untuk kota Banjarmasin,’’ demikian Walikota Banjarmasin Hj Wasilah. (vin/K-5)

 

 

Loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

loading...