Madi Sempat Sholat

BANJARMASIN, KP – Identitas mayat tanpa kepala akhirnya terungkap. Jasad pria yang ditemukan tewas tertelungkup di semak-semak itu bernama M Rahmadi alias Madi (21).

Dari informasi yang didapat wartawan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin Banjarmasin, Rabu malam (21/11), sekitar pukul 19.30 WITA, korban merupakan warga Desa Tatah Layap Kecamatan Kertak Hanyar Kabupaten Banjar.

Hal itu juga dibenarkan salah satu relawan emergency T-333 Ipul 39 penjelajah yang mendapat info dari keluarga korban.

Dari keterangan Ipul saat di rumah keluarga korban tersebut, sebelum ditemukan tewas, korban pamit kepada orang tuanya dengan maksud ingin menuju ke rumah teman kerjanya, dimana korban meninggalkan rumahnya sejak Senin malam (19/11).

“Korban sebelum meninggalkan rumah, sempat sholat Isya di Mushola,” timpalnya.

Usai menjalankan ibadah wajib itu, tak lama kemudian korban menerima panggilan telpon dari temannya. Kemudian korban pamit kepada orang tuanya untuk pergi ke tempat temannya menggunakan sepeda motor Yamaha MX King.

Akan tetapi korban tak kunjung datang ke rumahnya, tiba-tiba ayah korban bernama Saprudin, mendapatkan kabar dari anggota kepolisian, lalu ayah korban bersama anggota dan kepala desa langsung menuju ke kamar mayat RSUD Ulin Banjarmasin.

Saat di RS, orang tua korban langsung tak berdaya dan syok, melihat jasad anaknya tersebut.

Akan tetapi jenazah korban belum bisa dibawa dengan alasan dari kepolisian bagian mayat korban masih belum lengkap.

Seperti diberitakan, korban ditemukan dalam keadaan tanpa kepala saat berada di kawasan Lokbaintan Jalan Sungai Tabuk Kabupaten Banjar, Selasa (20/11).

Penemuan mayat tertelungkup di semak-semak sekitar pukul 15.00 WITA ini sempat membuat warga setempat geger. Korban ditemukan secara tak sengaja oleh warga yang melintas dan ingin membuang air kecil.

Saat ditemukan, jasad tersebut mengenakan celana jeans panjang warga krem dan jaket abu-abu. Serta menggunakan sepatu sport putih merek Reebok, baju kaos dalam berbintik, dan menggunakan jam tangan merk quicksilver.

Kapolsek Sungaitabuk AKP H Idit Aditya  mengungkapkan saat ditemukan juga ada luka di bagian tangan korban.

“Tidak ada luka lain, hanya luka ditangan. Usianya kira-kira 26 tahun. Belum ada data-data mengenai identitas korban,” ujarnya.

Di lokasi pihak kepolisian menemukan senjata tajam berupa pisau kecil. “Di sekitar lokasi kami menemukan pisau kecil di luar TKP. Ini masih dalam penyelidikan, kemungkinan besar memang pembunuhan karena kondisinya mengenaskan,” ungkapnya.

Saat ini, tim Gabungan dari Reserse Mobile (Resmob) Direktorat Reserse Kriminal Umum Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Reskrimum Polda Kalsel), Polsek Sungai Tabuk dan Tim Satuan Reskrim Polres Banjar masih melakukan penyelidikan.

Polisi juga berusaha menemukan kepala korban yang terlepas dari tubuhnya. Serta memburu pelaku, karena Madi diduga merupakan korban pembunuhan.(fik/K-2)

 

Loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

loading...