Panjul Simpan Uang Rampokan di Rumah Istri Muda

BUNTOK, KP – Polisi Sektor (Polsek) Dusun Selatan (Dusel) akhirnya berhasil melacak uang hasil perampokan yang dilakukan Syahrudin alias Panjul (29) terhadap korbannya Misniarwati (52), warga Jalan Agani Gandrung Perumahan Karabung Permai RT 40 Buntok.

Rupanya, dari pengakuan pelaku saat menjalani pemeriksaan terungkap setelah melakukan aksinya tersebut, ia kemudian menyimpan uang puluhan juta hasil merampok di rumah istri mudanya.

“Setelah kita periksa dan mintai keterangan, tersangka mengaku menyimpan uang hasil rampokannya di rumah istri mudanya di Jalan Pelita Raya Gang Beringin Buntok,” Kata Kapolres Barsel AKBP Wahid Kurniawan melalui Kapolsek Dusel Ipda Abi Karsa.

Karena itu, lanjut dia, pihaknya langsung mencari barang bukti uang tersebut ke rumah istri mudanya yang akhirnya ditemukan. Namun menurut pengakuan istri mudanya, dirinya tidak mengetahui uang yang dititip tersangka tersebut kepadanya itu milik siapa.

“Istri mudanya mengaku tidak diberitahu uanh tersebut milik siapa. Karena hanya disuruh menyimpan dan tidak dia gunakan,” ujar Abi Karsa.

Ia membeberkan, uang hasil rampokan tersebut masih utuh. Jumlahnya sebanyak Rp71 juta 50 ribu. Karena belum sempat dipergunakan oleh tersangka ataupun istri mudanya. Saat ini telah disita pihak Polsek Dusel untuk barang bukti.

Berita Lainnya

Tergiur Uang, Panjul Nekad Merampok Nenek-Nenek

Loading...

“Kita telah menyita uang hasil rampokan dan menemukan barang bukti lain berupa receiver CCTV rumah korban serta tas penyimpan uang, yang di buang tersangka di sepanjang jalan Buntok Kalahien,” ucapnya.

Abi menjelaskan, saat ini pihaknya masih mencari dua alat bukti lagi berupa sebuah batu alat untuk memukul korban sebanyak lima kali dibagian kepala, serta handphone mikik korban yang dibuang tersangka untuk menghilangkan jejak.

“Atas perbuatannya tersangka dikenakan pasal berlapis yakni, pasal 365 tetang pencurian dengan kekerasan (Curas) dengan hukuman 12 tahun penjara dan pasal 351 ayat 2 dengan ancaman 4 tahun penjara,” tandasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Syahrudin alias Panjul (29) warga jalan Pembangunan Gang Tempe Buntok ini nekat merampok karena tergiur dengan uang milik Misniarwati, seorang nenek, warga jalan Agani Gandrung perumahan Karabung Permai Buntok, Kamis (15/11) sore.

Panjul yang juga memiliki toko itu nekad melukai nenek. Dimana kepala serta bagian wajah si nenek dihantam menggunakan batu dengan kerasnya, hingga mengakibatkan si nenek sekarat dan harus digotong ke RSUD Jaraga Sasameh Buntok.

Antara pelaku dan korban yang sehari-harinya dipanggil Mama Puput tersebut sudah saling mengenal antara satu dengan lainnya sebagai rekan bisnis.

Bahkan sesaat sebelum kejadian, Panjul sempat bertamu ke rumah korban yang saat itu sedang sendirian di rumah. Dan saat itulah muncul niat jahat pelaku yang sempat melihat tumpukan uang puluhan juta di tas kresek milik korban.(net/K-4)

 

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya