PLN diminta segera terbitkan jadwal pemadaman bergilir

Palangka Raya, KP — Anggota DPRD Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah meminta PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) segera membuat dan menerbitkan jadwal pemadaman bergilir, pasca robohnya Saluran Udara Tengangan Tinggi (SUTT) yang berada di Kelurahan Kalampangan.

“Saya berharap PT PLN setempat agar segera membuat jadwal pemadaman bergilir sementara, setelah adanya peristiwa robohnya SUTT yang berada di Kelurahan Kalampangan,” kata Sekretaris Komisi B DPRD Kota Palangka Raya Alfian Batnakanti di Palangka Raya, Jumat.

Menurut dia dengan adanya jadwal pemadaman bergilir sementara ada perbaikan SUTT yang roboh tersebut, agar masyarakat bisa menikmati aliran listrik kendati secara bergantian.

Apalagi sampai saat ini belum ada kejelasan pihak PLN kapan jaringan listrik di kota berjuluk “Kota Cantik” kembali normal seperti sedia kala.

“Jika ada jadwal pemadaman bergilir, tentunya masyarakat menjadi enak untuk mempersiapkan apa saja kebutuhannya yang harus dilakukan sebelum kembali ada pemadaman. Kalau seperti ini tidak ada kejelasan, kasian masyarakat,” katanya.

Lebih lanjut, politisi partai Gerindra itu menegaskan, namun dengan adanya peristiwa robohnya SUTT milik PLN setempat. Ia menilai perusahaan milik negara tersebut bekerja profesional dalam menangani masalah ini.

Bahkan mereka bekerja sesuai dengan prosedur dan segera memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat Kota Palangka Raya.

“Saya yakin pihak PLN juga sudah mengusahakan secepat mungkin untuk menyelesaikan permasalahan ini. Hanya saja masyarakat diminta bersabar dengan kondisi sekarang ini dan harap dimaklumi saja,” bebernya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, di Kalteng ada tiga daerah yang mengelami pemadaman listrik akibat robohnya SUTT jaringan Kalselteng tersebut, Kota Palangka Raya, Kabupaten Katingan dan Kabupaten Kotawaringin Timur. (net/k-8)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

loading...