Proyek Perkim Banjar ‘Berbau’ Korupsi

Banjarmasin, KP – Proyek perumahan dan pemukiman (Perkim) di Kabupaten Banjar, kini sudah mulai masuk ranah hukum. Pasalnya ada dugaaan terjadi penyalahgunaan anggaran, diantaranya pemasangan pipa PDAM ke rumah penduduk walaupun tidak dilaakukan pemasangan tetapi anggarannya tetap dicairkan.

Asisten Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Kalsel Munaji dengan didampingi beberapa staf dan Kapenkum Kejaksaan Tinggi Mahpujat, mengatakan hal itu kepada awak media, Kamis, sembari menambahkan saat ini tengah dilakukan penyelidikan dengan mengumpulkan data dan keterangan dari pejabat terkait.

Proyek Perkim ini dilaksanakan tahun 2016/2017 lalu, dimana ternyata banyak yang tidak sesuai speknya atau ketentuan, sehingga dugaan dilakukan tindak pidana korupsi punya titik terang.

Dalam proyek tersebut sedianya akan dipasang sambungan PDAM pada 2.600 rumah dibagi menjadi 46 paket dan tiap paket terdapat 60 buah rumah dengan nilai pagu sekitar Rp9 miliar lebih

Menurut Munaji, ada beberapa perusahaan yang mengerjakan proyek ini yang dilakukan penunjukan langsung (PL) karena setiap paketnya berniai di bawah Rp200 juta dan ini bisa dibenarkan sesuai ketentuan.

Walaupun sudah ada keterangan yang dikumpulkan oleh penyidik Kejaksaan Tinggi, tetapi menurut Munaji belum ada tersangkanya.

“Mudahan dalam waktu dekat setelah selesai meminta keterangan, ada sekitar 20 orang saksi, kami sudah dapat menetapkan tersangkanya,’’beber Munaji. (hid/K-4)

Loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

loading...