Takut Ditolak, RAPBD 2019 ‘Buru-Buru’ Diajukan

Buntok, KP — Dimungkinkan takut ditolak lagi oleh Gubernur Kalteng seperti RAPBD – Perubahan (RAPBD-P) tahun 2018 karena keterlambatan, nampaknya RAPBD murni tahun 2019 Barito Selatan ‘buru-buru’ sudah diajukan oleh pihak executif ke DPRD setempat.

Faktanya, Rabu (21/11) pada rapat paripurna XIV masa sidang III dengan agenda menanggapi pengantar Bupati tentang RAPBD 2019 di ruang rapat DPRD setempat, “energy dan napas” bagi Barito Selatan tersebut sudah diajukan.

Bahkan semua fraksi pendukung dewan menerima dan sepakat terhadap RAPBD 2019 yang diajukan dimaksud, kendati ada beberapa fraksi menerimanya dengan catatan-catatan.

Salah seorang pejabat executif yang enggan namanya dikorankan kepada KP disela-sela mengikuti rapat paripurna tidak menepis pengajuan RAPBD 2019 ke legislatif lebih cepat dari biasanya.

“iya mas, biasanya bulan Januari – Pebruari baru sibuk menyusun untuk diajukan, tapi kali ini kelihatannya lebih cepat,” ungkap pejabat dimaksud kepada KP.

Dikesempatan tersebut waket II DPRD Barsel HJ Rayuhani ST menyebutkan, setelah lima fraksi sepakat dan menerima RAPBD 2019 yang diajukan, kemudian RAPBD itu dibahas ke tahap selanjutnya hingga menjadi peraturan daerah (perda).

“APBD 2019 nantinya kita harapkan berpihak kepada peningkatan kapasitas sarana dan prasarana, pelayanan publik dan belanja keperluan yang lain,” ucap Hj Rayuhani.

Selain itu ucap politisi PAN tersebut, APBD 2019 Barito Selatan tetap dirahkan pada skala prioritas sepert sektor pendidikan, kesehatan, infrastruktur dan kebutuhan riil daerah lainnya.

“Hal tersebut agar anggaran yang diperoleh dari peningkatan pendapatan dan rasionalisasi dapat dialihkan sesuai kemampuan keuangan yang dimiliki pemkab Barito Selatan,” katanya.(adi/k-8)

Loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

loading...