Usut Tuntas Penyiram Air Keras ke Pejabat Kemenkumham Kalsel

BANJARMASIN, KP – Beberapa pihak menginginkan agar kasus penyiraman dengan air keras ke tubuh Kepala Divisi Pemasyarakatan (Kadidpas) Kanwil Kemekumham Kalsel, Asep Syarifuddin SH ini, diusut tuntas hingga pelakunya tertangakap dan apa motifnya.

Sementara Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Kapolda Kalsel) Irjen Polisi Yazid Fanani, menyatakan kasus dialami Kadivpas Kemenkumham Kalsel, Asep Syarifudin, memang jadi atensi pihaknya.

“Anggota masih bergerak di lapangan dan doakan saja ya agar cepat terungkap, dan ini atensi kita, termasuk kasus temuan jasad tanpa kepala, di Sungai Tabuk Kabupaten Banjar itu,’’ kata kapolda ketika ditanya wartawan, Rabu (21/11).

Kapolda didampingi Direktur Reskrimum, Kombes Pol Sofyan Hidayat lebih lanjut mengatakan, untuk pelaku masih lidik dan barang bukti plastik tempat air keras serta ada sisi cairan itu sudah diamankan.

“Anggota juga sudah melakukan Olah TKP, memintai keterangan lima orang saksi yakni dua penjaga parkir dan tiga dari orang di café tersebut serta mengirimkan barang bukti ke Labfor,’’ ujarnya.

Diketahui tragedi seperti pernah dialami Novel Baswedan, penyidik KPK, kini dialami pula oleh Kadivpas Kemenkumham Kalsel itu.

Sedangkan Kabid Humas Polda Kalsel, AKBP M Rifai mengatakan, penyiraman mengunakan air keras di halaman Café Capung Jalan S Parman Banjarmasin Tengah, masih dalam lidik.

Korban, Asep Syarifuddin SH ini, kelahiran Bekasi 12 Desember 1961 dan beralamat sesuai KTP Jalan Budi Keadilan Medan Barat, baru sekitar 5 bulan tugas di daerah ini.

Awal Kejadian

Menurut keterangan, korban awalnya dari dalam cafe berjalan menuju parkiran, Selasa (20/11) petang pukul 19.30 WITA.

Saat berada di dekat mobil korban, tiba-tiba dari arah depan ada seorang laki-laki langsung menyiramkan cairan air keras. Kemudian korban langsung berteriak minta tolong sambil berlari kembali menuju ke dalam cafe dan pelaku langsung kabur.

Selanjutnya korban langsung di larikan ke rumah sakit. Atas kejadian tersebut korban mengalami luka melepuh di bagian muka, bahu dan tangan kanan serta tangan kiri dan hingga kemarin malam masih dalam perawatan di Rumah Sakit Suaka Insan Banjarmasin serta akan segera dilakukan operasi. (K-2)

 

 

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

loading...