BK Imbau Anggota Dewan Periode 2019–2024 Disiplin

Banjarmasin, KP – Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Kota Banjarmasin, Abdul Gais SE, mengimbau agar seluruh anggota DPRD Kota Banjarmasin periode 2019-2024 konsekwen disiplin dalam menjalankan amanah dan memperjuangkan aspirasi msyarakat.

Imbauan itu disampaikan Abdul Gais agar keberadaan lembaga legislatif ini tetap mendapat kepercayaan masyarakat. “Sebagai anggota dewan tentunya kita wajib menjalankan tugas dan amanah dari masyarakat dengan disiplin,’’ ujarnya kepada {{KP}}, Selasa (15/10).

Abdul Gais mengemukakan hal tersebut menjawab pertanyaan, terkait soal adanya anggota dewan yang suka bolos alias mangkir yang selama ini sering menjadi sorotan masyarakat.

Menurut Abdul Gais, saat ini di tengah kuatnya arus reformasi sebagai lembaga terhormat harus diakui masih memiliki banyak catatan yang harus diperbaiki dalam melaksanakan tugasnya mengemban dan memperjuangkan peningkatan pembangunan serta kesejahteraan masyarakat, khususnya Kota Banjarmasin.

Menyadari tugas itu, lanjutnya, energi positif dari anggota dewan mestinya terus mewarnai gerak dan langkah lembaga legislatif agar lebih berarti untuk kepentingan masyarakat dan kemajuan pembangunan kota ini kedepan.

Berita Lainnya
1 dari 1.801
Loading...

Lebih jauh dikatakan, setidaknya ada dua hal penting yang menandai jejak politik keanggota DPRD Kota Banjarmasin periode 2019-2024. Pertama, mereka harus mempu menjaga disiplin sebagai anggota dewan dan kedua adalah benar-benar memperjuangkan aspirasi masyarakat sebagaimana telah dijanjikan.

“Kedua hal penting ini haruslah diperhatikan oleh setiap anggota dewan. Masalahnya, karena disiplin dan kurangnya memperhatikan aspirasi inilah seringkali mendapat sorotan,’’ ujar Abdul Gais.

Pada bagian lain, ia menegaskan, sebuah perubahan kearah menuju perbaikan tatkala publik menggantungkan harapan besar terhadap para wajah baru yang duduk menjadi anggota DPRD Kota Banjarmasin.

“Dalam arti apakah para anggota dewan betul-betul mampu membawa perubahan. Setidaknya merubah citra negatif dan mengembalikan kepercayaan publik terhadap lembaga tersebut,’’ kata Abdul Gais.

Lebih jauh ia mengemukakan, pelaksanaan Pemilu lalu sebagai implementasi tumbuhnya demokrasi menuntut akuntabilitas dari seluruh penyelenggara negara ini, bukan hanya pemimpin atau pejabat di pemerintahan, tapi juga seluruh wakil rakyat yang duduk di lembaga legislatif.

Karenanya, siapapun yang telah mendapatkan mandat dari rakyat mereka dituntut harus bekerja keras dan penuh tanggung jawab dalam melaksanakan tugasnya untuk memberikan yang terbaik bagi rakyat hingga akhir jabatan. (nid/K-5)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya