Kanwil Pajak Dorong UKM Kembangkan Bisnis Digital

PEMERAN UKM- Stap Ahli Walikota Banjarmasin H Faturahim SH saat meninjua kegiatan pameran UKM yang diselenggarakan Kanwil Panjak di Kantornya. (KP/Narti)

BANJARMASIN, KP – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Kalimantan Selatan dan Tengah (Kanwil DJP Kalselteng) yang dipimpin Kepala Kanwil Cucu Supriatna mendorong Usaha Kecil Menenah (UKM) di Banjarmasin untuk memulai usaha dengan merambah dunia maya berbasis Digital..

Karena itulah dalam kegiatan yang bertajuk Business Development Service (DBS) dengan menghadirkan 100 pengusaha UKM di Kalsel yang dilanjutkan kegiatan pameran di Lantai 1 Kantor Dirjen Pajak Jalan Lambung Mangkurat memfasilitasi UKM bisa tumbuh dan berkembang sesuai

Untuk itu, DJP tertanggung jawab melaksanakan bimbingan dan pendampingan terhadap pelaku usaha terutama UMKM, agar mampu menjalankan kewajiban perpajakannya.Dengan demikIan, potensi besar UMKM akan mampu digali secara optimal yang pada akhirnya meningkatkan penerimasn pajak Sebab itulah melalui kagtatan

Business Development Service (BDS) yang setidaknya diadakan dua kali dalam setahun oleh unit kerja DP ditiap daerah pelaku UMKM secara bertahap memahami kewajibannya sehagai warga negara, yaitu dimulai dengan mendaftarkan diri untuk memiliki NPWP, menyetorkan pajak sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku, hingga melaporkan, kata kepada awak media, Kamis (18/10/2019).

Dikatakan, Direktorat Jenderal Pajak (DJP) kini mengemban tugas mengumpulkan penerimaan pajak yang terus meningkat setiap tahun. Dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2019, penerimaan perpajakan ditargetkan

sebesar Rp1786 Triliun atau setara 82 persen dari total pendapatan negara.

Sementara itu, penerimaan pajak yang dihimpun oleh DUP adalah sebesar Rp1577 Triliun, tumbuh 10,7 persen dari target dalam APBN tahun 2018. Untuk lingkup regional, Kantor Wilayeah DJP Kalimantan Selatan dan Tengah mengemban target Rp15,8 Triliun untuk tahun anggaran 2019 ini, yang di antaranya diemban oleh KPP Pratama Banjarmasin Selatan senilai Rp2 56 Triliun dan Pratama Banjarmasin Utara senilai Rp701 Milliar.

Bahkan menteri Keuangan Republik Indonesia, Ibu Sri Mulyani Indrawati, menyebutkan, pemerintah telah menyiapkan strategi untuk menggenjot penerimaan pajak pada tahun 2019 dengan tiga arah kebijakan umum, salah satunya yaitu optimalisasi penerimaan perpajakan melalui penguatan kepatuhan, pengawasan, dan penggalian potensi dengan memanfaatkan data dan informasi perpajakan.

Kebijakan ini juga tidak terlepas dari perhatian pemerintah terhadap perkembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang menjadi tulang punggung perekonomian Nasional, yaitu berkontribusi 60,3 persen terhadap PDB, tetapi hanya berkontribusi 2,2 persen terhadap total penerima

penghasilan (data DJP tahun 2017)

Untuk itu, DJP tertanggung jawab melaksanakan bimbingan dan pendampingan terhadap pelaku usaha terutama UMKM, agar mampu menjalankan kewajiban perpajakannya.Dengan demikIan, potensi besar UMKM akan mampu digali secara optimal yang pada akhirnya meningkatkan penerimaan pajak.

Sebab itulah melalui kagtatan Business Development Service (BDS) yang setidaknya diadakan dua kali dalam setahun oleh unit kerja DP ditiap daerah pelaku UMKM secara bertahap memahami kewajibannya sehagai warga negara, yaitu dimulai dengan mendaftarkan diri untuk memiliki NPWP, menyetorkan pajak sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku, hingga melaporkan SPT-nya setiap tahun.

Upaya inl merupakan implementasi atas Surat Edaran Direktur Jenderal Pajak nomor SE-13/PJ/2018 tangal

9Juli 2018 tentang Petunjuk Pelaksanaan Program Business Development Service (BOS) yang kemudian ditindalktanjur

oleh KPP Pratama Banjarmasin Selatan dan KPP Pratama Banjarmasin Utara bekerja sama dengan Dinas Koperasi Usah

Kecil Menengah dan Tenaga Kerja Kota Banjarmasin untuk mengundang 100 pengusaha dalam binaan.

Bentuk kegiatan dari acara Business Development Service adalah pemberian seminar bisnis dan pemasaran, diskusi, dan bazar.

Seminar dilakukan dengan materi kewajiban perpajakan, fasilitas pinjaman modal dari jasa perbankan, dan sucress story dari

seorang pelaku usaha di Banjarmasin. BDS kali ini merupakan BDS kedua yang diselenggaralkan tahun 2019 di mana pada BD5 sebelumnya, kami bekerja sama dengan PT Bank Negara Indanesia, Tbk (BNI),

Kegiatan yang dibuka Stap Ahli Walikota H Faturahmin SH ini mendapatkan apresiasi dan selaras dengan visi misi Pemerintah ota Banjatmasin. (vin/K-1)

Loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

loading...