Rabaniah, Kader Sanitasi Desa Manduin Kabupaten Tabalong

Foto : Antara
585

Tanjung, KP – Keinginannya mengubah perilaku masyarakat Desa Manduin Kecamatan Muara Harus Kabupaten Tabalong untuk menerapkan perilaku hidup sehat dengan tidak BAB sembarangan membutuhkan perjuangan yang cukup keras.

Mengingat posisi desa berada di bantaran Sungai Tabalong sehingga warga terbiasa BAB di sungai. Sehingga persoalan sanitasi menjadi tantangan bagi sejumlah desa di bantaran Sungai Tabalong.

Selama puluhan tahun ini masyarakat terbiasa buang air besar sembarangan dan tentunya menjadi ancaman penyakit menular di masyarakat.

Kondisi itu lantas membuat Rabaniah selaku kader sanitasi tergerak melakukan perubahan.

Dengan kerja keras dan pemicuan yang kontinyu Rabaniah pun membuat inovasi berupa arisan WC.

Hingga akhirnya mengikuti deklarasi ODF 2017 makin memotivasi Rabaniah agar mewujudkan Desa Manduin bebas BAB sembarangan.

Melalui Musrenbang tiap RT perempuan kelahiran 19 April 1970 ini mengajak warganya memiliki WC dan tidak BAB di sungai.

“Alhamdulillah 2018 mulai dibuat perencanaan pembuatan WC dari dana desa,” jelasnya.

Dengan sasaran 2.054 kepala keluarga yang tersebar di empat RT Rabaniah terobsesinya semua bisa memiliki WC sehat.

Ia dibantu kader desa lainnya aktif mendata rumah warga yang belum miliki WC dan faktanya masih banyak yang BAB di sungai.

Terbukti ada puluhan jamban setiap beberapa ratus meter yang bisa ditemui jika kita menyusuri sungai di wilayah ini.

Tak hanya dukungan dana desa partisipasi masyarakat dalam membuat jamban atau WC sehat satu bukti dukungan positif program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat.

Dari dana desa hanya Ro1,2 juta untuk keperluan bahan warga secara gotong – royong memasang closet.

“Mudahan kerja kerasku sebagai kader untuk merubah perilaki masyarakat berhasil,” bathin saya waktu itu.

Sebagai kader sekaligus kepala desa ia pun berkomitmen pencanangan Tabalong sehat (Tuntas) 2019 bisa terwujud.

Melalui ketersediaan jamban sehat dan tak lagi perilaku BAB ke sungai. Masyarakat pun menyambut baik program ODF karena adanya WC tiap rumah satu upaya mencegah penyakit menular.

Terbukti realisasi program ini mencapai 100 persen dimana semua warga Desa Manduin sudah memiliki WC sendiri.

Dampaknya desa pun jadi lebih nyaman dan sehat karena warga tak lagi mengotori Sungai Tabalong dengan menerapkan perilaku hidup sehat. (ant/K-6)

Loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

loading...