Kisah Pilu Veteran di Banjarmasin Lintasi 34 Trap Tangga Menuju Markas

LINTASAN 34 TRAP – Puluhan trap tangga inilah yang menjadi lintasan para veteran untuk tiba di Kantor DPC LVRI yang bermarkas di lantai 3 Pasar Baru Banjarmasin Tengah. (KP/Zaidi)

BANJARMASIN, KP – Mengenakan topi hitam dilengkapi seragam veteran lengkap bak pejuang tempo dulu, Sahid Basuki berjalan tergopoh gopoh, langkah demi langkah berat dilaluinya setiap hari, seperti tak ada habisnya perjuangan yang harus dihadapi oleh pria paruh baya yang menjabat Ketua LVRI Kota Banjarmasin ini.

Puluhan trap tangga menjadi lintasan ketika mau tiba di Kantor DPC LVRI Banjarmasin, lelaki berusia hampir 8 dekade ini diuji dengan penuh kesabaran, belum lagi anggota LVRI lainnya yang bernasib sama dengannya yakni harus meniti 34 anak tangga akibat markasnya berada di lantai 3 Pasar Baru Banjarmasin Tengah.

“Keluh mau dibawa kemana mengeluh, menjalani ala kadarnya dan terus bersabar,’’ kata Sahid Basuki kepada awak media saat ditemui di Markas DPC LVRI Kota Banjarmasin kemarin.

Ia berharap pengambil kebijakan di Kota Seribu Sungai itu dapat mengayomi LVRI selaku aset daerah kota Banjarmasin, “Kan ada 4 nih, KNPI, Pramuka, Karang Taruna sama LVRI ini, tapi nyatanya kondisi LVRI seperti ini saja terus,’’ imbuhnya sembari meneteskan air mata.

Lain akses kantor lain pula inventarisnya, lelaki yang akrab disapa Basuki ini menyebut selembar kertas pun harus membeli dengan uang sendiri atau uang pribadi. Padahal, jauh dari itu ia berharap ada mesin printer, komputer hingga ATK lainnya yang menjadi standar sebuah kantor.

“Kertas aja bapak beli sendiri nak, mau gimana lagi, inilah keadaannya, kami hampir kurang bahkan tidak diperhatikan,’’ ucap Basuki.

Hal lain yang lebih membuat Basuki bingung 7 keliling, kantor yang dianggapnya tak layak huni itu tidak jelas statusnya. “Kalau ini sewa ya siapa yang menyewakan, kalau ini dipinjamkan, lalu siapa yang meminjami,’’ cetusnya sambil terheran heran.

Tapi sekali lagi, Basuki tak bisa berbuat banyak, kondisi tubuhnya dan kesehatannya yang tak sempurna seperti masa muda membuat Basuki terpaksa pasrah dengan keadaan, “Bapak menjalani saja begini nak dan hanya berharap bisa dapat kantor definitif dan layak pakai,’’ tutupnya. (zai/K-5)

Loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

loading...