Pembangunan RSUD Sultan Suriansyah Capai 67 Persen

BANJARMASIN, KP – Upaya penyelesaikan pembangunan gedung III Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sultan Suriansyah terus dimatangkan. Bahkan Pemko Banjarmasin menargetkan pengerjaannya rampung akhir tahun 2019.

“Sehubungan proses pengerjaannya habis dalam waktu yang sama. Hanya tersisa 35 hari pelaksana jasa konstruksi yang dipercaya Pemko Banjarmasin PT Tigamas Mitra Selaras segera menyelesaikan gedung sesuai kontrak yang ditetapkan dengan Dinas PUPR,’’ ucap Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Banjarmasin, Ir HM Ariffin Noor kepada awak media, saat meninjau langsung hasil pekerjaan gedung baru rumah sakit milik Pemko, Selasa (26/11).

Sekitar 1 jam berkeliling, Ariffin melihat banyaknya kemajuan dalam pembangunan. Progres hasilnya sudah kisaran 67 persen dari sisa waktu 35 hari lagi. Anggaran pembangunan gedung baru sekitar Rp66,97 miliar dari pagu anggaran Rp76 miliar.

“Ya memang, kami targetkan selesai pengerjaan dalam waktu 30 hari, jadi sisa lima harinya cuma memandangi keberhasilan saja,’’ tegas.

Bahkan, menurutnya, salah satu pengembang yang memenangkan lelang secara profesional. Sehingga masyarakat tidak perlu khawatir akan proses pembangunan RSUD. Ditambah Pemko setiap hari memantau agar pembangunan Rumah Sakit di Jalan RK Ilir tersebut dikebut.

Berita Lainnya
1 dari 1.781
Loading...

Sesuai target pembangunan akan rampung akhir 2019 ini. Dan beroperasi pada awal tahun 2020. Sehingga rencana pembangunan selanjutnya bisa dianggarkan dari APBD 2020 dalam penyelesaian apakah pagar dan sarana lainnya yang diperlukan.

“Semua agar bisa digunakan karena gedung III rumah sakit ini sudah sangat dibutuhkan oleh warga Banjarmasin dan sekitarnya,’’ tuturnya.

Diakui, setelah pembangunan gedung III RSUD Sultan Suriansyah selesai, maka akan dibangun lagi fasilitas pendukung lainnya. Sehingga mendukung peningkatan akreditasi rumah sakit. Sekaligus mendukung Motto Banjarmasin Barasih Wan Nyaman (BAIMAN).

Ariffin menilai, program peningkatan kesehatan dan pendidikan rakyat adalah kewajiban pemerintahnya. Pelayanan kesehatan pada dasarnya harus menciptakan lingkungan yang baik.

“Pelayanan kesehatan bisa kita tingkatkan, melalui pembangunan fisik-fisik seperti rumah sakit,’’ demikian mantan Kadis Perkim Kalsel ini. (vin/K-5)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya