Tahura Sultan Adam Hasilkan Retribusi Rp1,3 Miliar

Banjarbaru,  KP – Taman Hutan Raya (Tahura) Sultan Adam salah satu destinasi wisata masyarakat Kalsel.  Sampai dengan saat ini, retribusi Tahura Sultan Adam sudah mencapai Rp1,3 miliar dari target Rp2 miliar per tahun.

Beberapa saat lalu Tahura sempat ditutup. 

Penutupan tahura berkaitan dengan keamanan dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla). 

“Terkendala kemarau sehingga ditutup,  karena wasapada karhutla,” jelas Kepala Dinas Kehutanan Kalsel, Hanif Faisol Nurofiq.

Setelah ditutup untuk pengujung dan wisatawan, Bukit Tahura akan kembali dibuka oleh Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan.

Hanif mengemukakan Tahura sudah buka karena mulai turun hujan.

“Kami merasa sudah agak aman tidak seperti kemarin panas cukup tinggi, dan bebatuannya memiliki solum begitu rendah sehingga begitu matahari terik dia ikut memanggang, terkena percikan api sedikit nyalanya begitu besar dan merembet,” katanya.

Masih menurut Hanif, meski dibuka tapi terbatas.

“Beberapa hari yang lalu buka tetapi terbatas. Kalau kamping-kamping memang belum boleh, karena semak masih kering sangat mengkhawatirkan terjadinya kebakaran,” kata Hanif.

Sementara itu, Kepala UPT Tahura Sultan Adam, Rahmad Riansyah, Jumat (15/11) mengatakan Tahura dibuka kembali pada minggu ketiga di bulan November.

“Minggu ketiga ini akan dibuka. Itu pun nanti bertahap dulu, sebab masih ada pengerjaan pelebaran dan pengaspalan jalan menuju ke pesanggrahan.

Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi kecelakaan, makanya kami batasi dulu,” katanya. (mns/K-2)

Loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

loading...