Tim SMAN 1 Simpang Empat Tanbu Juara Senam Jadul BAPOPSI 2019

Banjarmasin, KP – Walaupun tanpa persiapan khusus untuk mengikuti Festival Senam Jadul yang digelar BAPOPSI (Badan Pembina Olahraga Pelajar Seluruh Indonesia) Kalimantan Selatan, tim senam SMAN 1 Simpang Empat Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu), mampu menunjukkan kualitasnya.

Di ajang Festival Senam Kesegaran Jasmani (SKJ) Jadul antar SMA/Sederajat se-Kalsel 2019, tim senam SMAN 1 Simpang Empat keluar sebagai juara pertama. Mereka mengalahkan belasan tim senam dari berbagai daerah se-Kalsel yang tampil di Borneo Indoor Futsal, Banjarmasin, Sabtu (23/11).

Nurhasanah, manajer tim senam SMAN 1 Simpang Empat Kabupaten Tanbu mengaku kaget anak-anak didiknya jadi juara pertama. “Saya baru saja pulang dari Fornas (Festival Olahraga Rekreasi Nasional) V 2019 di Kaltim. Kemudian, langsung bawa anak-anak ikutan ajang ini di Banjarmasin. Tanpa latihan dan persiapan yang matang, saya minta anak-anak percaya diri saja, tak disangka malah jadi juara,” ungkap manajer yang akrab disapa Sanah ini.

Ditambahkan Sanah, tim senam SMAN 1 Simpang Empat Kabupaten Tanbu beranggotakan lima orang atlet, masing-masing dua atlet putri dan tiga atlet putra. Yakni, si kembar Marcella Jessica CKS dan Marcelly CKS. Sementara, tiga atlet putra adalah Abedya Susanto, M Ridho, dan Ferry Verdian.

“Lima atlet senam ini kami boyong ke Banjarmasin karena memang sudah punya pengalaman ikutan lomba senam di tingkat lokal Kalsel. Sebelumnya, mereka juga jadi tim senam jantung sehat Kabupaten Tanbu di sebuah ajang lomba di Banjarmasin. Waktu itu, mereka membawa tim Tanbu juara II,” sambungnya.

Yang tak kalah penting, Sanah menceritakan prestasi ini akan semakin memotivasi mereka untuk terus rajin latihan dan mengasah kemampuan. “Semoga ke depan kami bisa menjadi juara nasional,” harapnya.

Sementara itu, Ketua Badan Pembina Olahraga Pelajar Seluruh Indonesia (Bapopsi) Kalsel, Yuyu Rahmad Mulyana menuturkan Lomba SKJ Jadul antar SMA/Sederajat se-Kalsel 2019 ini bertujuan untuk memasyarakat gaya hidup sehat di kalangan pelajar dan generasi muda di Kalsel. “Sekaligus juga untuk mencari bibit-bibit atlet senam berbakat di kalangan pelajar. Selain itu, kami juga mengadakan lomba futsal untuk pelajar SMA dan street soccer untuk pelajar SD serta SMP,”

Menurut Yuyu Rahmat Mulyana dan H Masruni, kegiatan pelatihan dan pertandingan tiga cabang olahraga tersebut, mendapatkankan dukungan dari Dispora Kalsel dan Ketua AFP (Asosiasi Futsal Provisi) Kalsel dan Ketua Harian, HA Hadimi dan Nariansyah Mayor, merupakan program dari Bapopsi untuk lebih memperkenalkan organisasi tersebut, sekaligus menggalakkan olahraga untuk kalangan pelajar yang merupakan cikal bakal atlet-aatlet andalan banua.

Berita Lainnya

PABBSI akan dibubarkan

1 dari 223
Loading...

‘’Futsal dan stereet soccer, merupakan cabor yang paling digemari para pelajar, sehingga dengan digelarnya petandingan ini, akan lebih meotivasi para pelajar di daerah ini untuk lebih giat berlatih dan berlatih karena ada ajang untuk mengevaluasi perkembangan prestasi mereka,’’ jelas Yuyu Rahmat.

Selain sepakbola dan futsal, satu lagi olahraga bola kaki yang mulai berkembang dan banyak diminati di Banua yakni sepak bola jalanan atau street soccer.

Tidak heran olahraga yang menggunakan empat pemain ini bakal ikut dipertandingkan Badan Pembina Olahraga Pelajar Seluruh Indonesia (Bapopsi)Kalsel Rabu (20/11/2019) pagi.

Ketua Umum AFP Kalsel HA Hadimi didampingi Ketua Harian, Nariansyah Mayor, menyambut gembira digelarnya pelatihan futsal dan pertandingan tiga cabor tersebut.

Kegiatan ini diharapkan meningkatkan motivasi para pelajar untuk lebih giat berolahraga, sehingga bisa jadi bukti konkrit keberhasilan Gubernur Paman Birin untuk menggalakkan olahraga, dan wajar kalau beliau meraih penghargaan dari Pemerintah Pusat dan PWI Puysat sebagai FGubernur Pembina Olahraga Terbaik di Indonesia,’’ tandas Hadimi

Ketua Bapopsi Kalsel, Yuyu Rahmad Mulyana mengatakan kejuaraan street soccer ini diperuntukan bagi SD/SMP se Kalsel.

“Ada 60 peserta yang ikut ambil bagian. Untuk SD ada 28 tim dan SMP ada 32 tim,” kata Yuyu.

Selain sepakbola jalanan juga digelar futsal antar SMA yang digelar 20-23 November di Borneo Indoor Futsal Banjarmasin. “Kalau futsal ada 44 tim yang bertanding,” jelas dia.Tidak hanya itu juga digelar Pelatihan pelatih futsal level nasional yang diikuti 20 orang. (nfr/k-9)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya