Tolong Teman dari Lindasan Ban RTG Arifin Berakhir Tragis

DIEVAKUASI - Petugas saat mengevakuasi jenazah korban menuju RSUD Ulin Banjarmasin. (KP/Andui)

BANJARMASIN, KP – Tragis dialami seorang karyawan PT TEDS bernama Arifin (49), petugas telly ini menjadi korban kecelakaan kerja saat di kawasan area parkir Slot 23-25 Terminal Peti Kemas Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, Kamis (21/11), sekitar pukul 09.00 WITA.

Warga jalan Barito Hilir Komplek Lumba-lumba Duyung III Banjarmasin Barat ini mengalami Laka kerja yang mengakibatkan meninggal dunia usai terlindas ban alat pemindah kontainer RTG.

Tak lama dari kejadian ini, sejumlah anggota Polsek KPL Banjarmasin, langsung menuju ke lokasi kejadian bersama para pegawai Pelindo III.

Kapolsek Kawasan Pelabuhan dan Laut (KPL) Banjarmasin, AKP Reza Ma’aruf SIk melalui Kasi Humas, AIpda Herjani, saat dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa ini.

Menurutnya, anggota masih melakukan pemeriksaan dan memintai keterangan para saksi.

Kronologisnya, kata dia, kecelakaan tersebut bermula saat rekan korban yang bernama Margianto (52), warga Jalan Pembangunan II RT 40 Banjarmasin Tengah, meminjam motor Honda Vixion milik korban untuk mengambil Power Bank.

“Margianto sedang proses muat data laporan di Area tersebut dan pada saat itu baterai habis,” jelas Herjami.

Setelah mengambil Power Bank, Mardianto pun mencari korban untuk mengembalikan motor korban dan bertemu di area parkir di Blok K Slot 23-25.

“Keduanya sempat berbincang bincang di TKP dan Mardianto meletakkan sepeda motor milik korban di samping sebuah kontainer yang merupakan perlintasan Ban alat RTG pemindah kontainer,” ucapnya.

Kuat dugaan pada saat itu Margianto dan korban ngobrol. Tiba-tiba saja ban alat RTG yang berada di belakang rekannya berjalan.

Melihat pergerakan ban berdiameter kurang lebih 2 meter tersebut sangat-sangat dekat dari arah belakang, korban kemudian berteriak memperingatkan temannya sambil mendorongnya.

Korban pun menolong temannya, agar tak terlindas ban alat RTG pemindah kontainer dengan mendorong dari lintasan.

“Dorongan korban itu berhasil membuat Margianto selamat dapat ke luar dari lintasan, namun nahas korban beserta sepeda motor miliknya tidak dapat menghindar dan terlindas serta terseret. Korban pun langsung tewas seketika di TKP,” tutur Herjami.

Mengetahui korban sudah meninggal dunia, kemudian jenazahnya dibawa ke kamar Jenazah Rumah Sakit Umum Daerah (RSDU) Ulin Banjarmasin, untuk dilakukan visum lebih lanjut.

Dari pantauan di lapangan, saat berada di kamar Jenazah RSUD Ulin Banjarmasin, pihak keluarga maupun teman-teman korban terlihat masih berduka atas kepergian korban.

Sementara terkait kejadian ini, hingga berita ini di turunkan pihak Pelindo III Banjarmasin belum bisa memberikan keterangan terkait kejadian tersebut. (fik/yul/K-4)

Loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

loading...