Tukang Tewas di Samping Rumah yang Diperbaiki

TEWAS - Jasad Ariani Saputra (36), korban diduga kesetrum saat dilakukan identifikasi. (KP/Andui)

Banjarmasin, KP – Seorang buruh bangunan tak bernyawa sambil menggenggam tangan saat ditemukan teman-teman satu kerjanya di sungai kecil Jalan Gunung Sari Komplek Damai RT 14 Jalur 1 Banjarmasin Tengah.

Korban diketahui bernama Ariani Saputra (36), warga Jalan Teluk Dalam Gang Purnawirawan Ujung Banjarmasin Barat.

Ia diduga tewas kesetrum, sebab di lokasi kejadian anggota langsung melakukan penyitaan barang bukti berupa tongkat besi untuk dijadikan penahan, kabel panjang untuk mengait ke aliran listrik.

Dari keterangan Syaiful Bahri, waktu itu dirinya baru saja datang ke rumah anak angkatnya, untuk melihat rumahnya yang dalam perbaikan ini.

“Saya pun sempat menanyakan kepada anak angkat saya ini berapa orang yang sedang memperbaiki rumahnya tersebut,” jelasnya.

Selanjutnya anak angkat saya ini menjawab dua orang, satu orang beli bahan bangunan yang satunya sedang berada di samping rumahnya yaitu korban.

“Saat saya ingin melihat kerjaan korban di dalam rumah, saya langsung kaget. Karena waktu itu saya melihat korban sudah terkapar di sungai kecil samping rumah dengan kondisi tubuh telah kaku,” bebernya.

Setelah itu, ia bersama anak angkat dan rekan korban mencoba mengangkat serta mematikan aliran listrik ini. Namun nyawanya sudah tak tertolong saat diberikan pertolongan.

Melihat kejaidan ini warga sekitar langsung menuju ke lokasi temuan mayat ini dan langsung melaporkan kejadian ini ke Mapolsekta Banjarmasin Tengah.

Tak lama menerima laporan sejumlah anggota Polsekta Banjarmasin Tengah, bersama Tim Identifikasi Polresta Banjarmasin, langsung melakukan Olah Tempat Kejadian Pekara (TKP) dengan cara mengumpulkan para saksi dan memasang garis Polisi Line.

Setelah selesai melakukan olah TKP, jenazah kemudian dievakuasi anggota Emergency maupun Rescue Gabungan ke Kamar Mayat Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin Banjarmasin.

Kapolsekta Banjarmasin Tengah, AKP Irwan Kurniadi SIk, saat dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa ini.

“Anggota masih mengumpulkan keterangan para saksi untuk mengetahui penyebab sebenarnya,” sebutnya. (fik/K-4)

Loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

loading...