Buta Aksara Bisa Dituntaskan Lewat Pendekatan Budaya

Banjarbaru, KP – Plh Sekdako Mutia Syafariahadi SH membuka Peringatan Hari Aksara Internasional (HAI) ke-54 Tahun 2019, di Kampung Literasi Jalan Peramuan Kelurahan Landasan Ulin Tengah Kecamatan Liang Anggang, kemarin.

Hadir Bunda PAUD Ir Ririen Kartika Rini, Forkopimda, Kepala BP PAUD dan DIKMAS Kalsel serta para Kepala SKPD.

Mutia mengatakan, makna terdalam dari peringatan Hari Aksara Internasional adalah seberapa jauh kita, baik pemerintah maupun masyarakat bertekad dan berikhtiar secara berkelanjutan untuk menuntaskan saudara-saudara kita yang masih tuna aksara.

“Saya berharap semua pihak, ikut serta mendukung upaya pemerintah untuk terus menerus memerangi buta aksara, sehingga cita-cita mencerdaskan kehidupan bangsa sebagai amanah pembukaan UUD 1945, dapat terwujud,’’ katanya.

Berita Lainnya
1 dari 1.139
Loading...

Menurutnya, peringatan Hari Aksara Internasional dilaksanakan guna memotivasi dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam memberantas buta aksara, juga diharap semakin menyebarluaskan program pemberantasannya di masyarakat.

Dengan temaRagam Budaya Lokal dan Literasi Masyarakat’’, diharap buta aksara bisa dientaskan lewat pendekatan budaya masing-masing daerah,’’ tandasnya.

Dengan mengangkat tema ini, diharap bisa mendorong, bahwa memberantas buta aksara merupakan bagian dari literasi di masyarakat. Dan dengan kekayaan budaya dan bahasa yang begitu banyak, diharap dapat digunakan untuk mendukung literasi untuk masyarakat di daerah masing-masing.

“Meskipun ada kemajuan, tantangan keaksaraan tetap ada, dan pada saat yang sama tuntutan keterampilan yang dibutuhkan untuk bekerja, berevolusi dengan cepat,’’ pungkasnya. (wan/K-5)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya