Info Penculikan Anak di Tabalong Hoax

Tanjung, KP – Maraknya isu tentang diduga penculikan anak di media sosial Whatsapp (WA) di kabupaten Tabalong, membuat Kepala Polisi Resort (Kapolres) Tabalong AKBP Hardiono angkat bicara.

Ia mengimbau, warga Tabalong agar bijak bermedia menyikapi informasi di WA Grup terutama soal kabar adanya penculikan anak.

Dipastikannya, beberapa wilayah di Tabalong yang dikabarkan terjadi penculikan adalah tidak benar.

“Pihak kita sudah melakukan pengecekan. Bahwa informasi tersebut tidak benar alias hoax,” tegasnya, saat dimintai klarifikasi, Ahad (15/12).

Diuraikannya, terkait isu dugaan penculikan anak di wilayah TK di kelurahan Agung, Tabalong. Saat Pihak Polres Tabalong dan polsek jajaran sudah melakukan pengecekan di lapangan ternyata info itu tidak benar.

Bahkan, dari keterangan Ketua Masjid Nurul Anwar Kelurahan Agung menyatakan tidak ada warga setempat yang diculik.

Berita Lainnya
1 dari 1.397

Sementara, ungkapnya, warga yang diamankan Petugas Polsek Jaro saat berada di wilayah Desa Teratau Jaro dan disebut-sebut sebagai penculik anak sama sekali tidak benar.

Sebab, orang tersebut identitasnya sementara belum diketahui dan diduga mengalami gangguan jiwa. “Juga tidak ditemukan adanya senjata tajam seperti info yang beredar di medsos,” sebutnya.

Lagipula, sebelum diamankan di Desa Teratau, dua pekan sebelum warga Desa Palapi, Muara Uya juga mengamankan yang bersangkutan dan dibawa ke Puskesmas Muara Uya untuk ditindak lanjuti kesehatannya.

Oleh karena itu, AKBP Hardiono mengimbau, seluruh lapisan masyarakat Tabalong untuk bijak bermedia sosial.

“Mari kita jaga situasi kondisi kamtibmas di Tabalong yang aman kondusif,” katanya.

Pun demikian, ia tetap mengimbau, orang tua selalu waspada dalam menjaga anaknya di lingkungan tempat tinggal. (ros/K-4)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya