Seorang Istri Polisi Berjuang Lepaskan Cengkraman Herder

BANJARMASIN, KP – Seorang istri Polisi berjuang lepaskan cengkraman herder, anjing pelacak sangat terlatih di lingkungan Mapolda Kalsel, yang menyerangnya, Selasa (17/12).

Suasana tenang di lingkungan Mapolda Kalsel, tiba-tiba jadi berubah gaduh.

Terutama pada bagian depan pintu masuk utama Mapolda di Jalan S Parman Banjarmasin.

Di lokasi dengan penjagaan sejumlah anggota Dit Samapta, baik di pos maupun yang duduk di luar pos yang sertakan anjing pelacak terlatih, jenis herder.

Naasnya, Ny Leni, salah satu PNS Polri di Mapolda Kalsel yang bertugas di Dit Samapta diterkam satwa anjing berkulit hitam ini ketika masuk ke halaman Mapolda dan melintas di depannya.

Dari keterangan, ketika itu Ny Leni, yang juga diketahui istri salah satu perwira menengah di Mapolda yakni Kompol Suharso, dari luar karena ada urusan.

Pada awal herder dibawah kendali anggota dengan tali pengamanannya, sambil duduk di bawah taman di halaman Mapolda.

Beberapa pengedara motor melintas di depan satwa terlatih itu, bersikap biasa.

Namun ketika istri polisi itu masuk kondisi berlari-lari, usai melewati portal yang buka-tutup melintas di depan anjing yang biasa dilatih Unit Satwa (K-9) Direktorat Samapta ini.

Tiba-tiba anjing itu jadi agresif menyerang dan tak terkendalikan dari anggota yang membawanya.

Berita Lainnya
1 dari 1.038

Satwa itu, menyerang serta terus tak lepaskan gigitan di bagian lengan kanan korban.

Tubuh anjing posisi berdiri sangat tinggi, yang terus mengikuti posisi arah bergeraknya korban.

Korban berujuang melepaskan cengkraman itu hingga sempat terguling.

Para petugaspun berusaha membantu melepaskan ganasnya satwa tersebut, hingga ada yang menendang satwa tersebut agar melepaskan cengramannya.

Drama cengkaraman anjing dan upaya pelepasan itu, juga membuat anggota lainnya yang melihat dari rekaman CCTV di lingkungan Mapolda ucap beberapa kali ‘Astagahfirullah’.

Untungnya kejadian itu bisa cepat diatasi, meski kulit bagian lengan ibu itu berlubang akibat gigitan dan baju seragam PNS terkocak.

Korban yang masih kondisi kuat berjalan, oleh anggota lain dan sang suami langsung di bawa ke rumah sakit untuk mengobati lukanya.

“Memang satwa ini sangat peka jika ada yang bertingkah layaknya tergesa-gesa apalagi lari ketika di hadapannya,” ucap salah seorang anggota.

Keterangan lain, Unit Satwa Dit Samapta Polda Kalsel, terus melatih tiga satwa dimiliki untuk kemampuan sebagai anjing pelacak.

Ada nama-nama satwa itu seperti Jina I mempunyai keahlian dalam pelacakan narkotik dan rex yang merupakan satwa anjing pendeteksi bahan peledak.

Dan anjing yang diberi nama Caton dilatih Dalmas melaksanakan latihan untuk meningkatkan kemampuannya.

Bahkan tiiga ekor anjing terlatih itu sering dibawa ke mana-mana, tak ada masalah, meski banyak orang di sekitarnya. (K-2)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya