Dewan Apresiasi Kinerja Diskominfo Kalsel

Banjarmasin, KP – Komisi I DPRD Kalsel mengapresiasi kinerja Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kalsel, yang berhasil meraih penghargaan dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara DAN Reformasi Birokrasi (PANRB).
Diskominfo Kalsel berhasil masuk 10 besar dari 40 instansi dan unit pelayanan di Indonesia,’’ kata Ketua Komisi I DPRD Kalsel, Hj Rachmah Norlias kepada wartawan, usai rapat kerja dengan Diskominfo Kalsel, Senin (2/1), di Banjarmasin. Prestasi ini diraih pada Kompetisi Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional-Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (SP4N-LAPOR!) tahun 2019, yang diselenggarakan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB).

Menurut Rachmah, program pelayanan publik ini mendapatkan penghargaan pemerintah pusat karena dinilai cukup efektif untuk menyerap aspirasi masyarakat dan meningkatkan pelayanan pemerintah. Agar keinginan dan keluhan masyarakat tentang pembangunan dan pelayanan aparatur pemerintah bisa langsung mendapatkan tanggapan dari pemerintah sehingga pembangunan menjadi lebih tepat sasaran dan sesuai kebutuhan masyarakat,’’ jelas politisi Partai Amanat Nasional (PAN).


Rachmah mengungkapkan, Diskominfo juga mengembangkan beberapa aplikasi, dimana ke depan akan digunakan tanda tangan elektronik, sehingga bisa lebih efesien dan cepat.

Berita Lainnya
1 dari 891
Loading...


Ini khusus untuk kepala dinas, agar bisa memudahkan administrasi, jika yang bersangkutan tidak berada di tempat,’’ tambah Rachmah. Rapat kerja kali ini memang lebih fokus pada tugas dan fungsi Diskominfo Kalsel, yang masih sama seperti tahun sebelumnya, walaupun ada rencana perubahan SOTK dengan menambah bidang. Jadi ada usulan perubahan SOTK, mengembangkan dari empat bidang menjadi lima bidang, khususnya masalah cyber,’’ ujarnya.


Selain itu, juga dibahas rencana seleksi Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Kalsel pada 2020 ini.
Sebelumnya, Kepala Diskominfo Kalsel, H Yanuar Rivai mengatakan, sedang mempersiapkan pengembangan bidang yang menangani masalah cyber demi pengamanan di daerah.


“Karena banyaknya serangan cyber, maka diminta pengamanan tidak hanya dipusat melainkan juga di daerah,’’ jelas Rivai. (lyn/KPO-1)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya