Gubernur : Jangan Hanya jadi Gelar Akademik

Banjarmasin, KP – Sebanyak 217 Mahasiswa dan Mahasiswi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Albanjari (MAB), ikuti yudisium Sarjana di Hotel Rattan Inn Banjarmasin, Senin (6/1) pagi.

Gubernur Kalimantan Selatan, H Sahbirin Noor, melalui Asisten I Bidang Pemerintahan Sekdaprov Kalsel mengatakan, momentum yudisium ini dapat menjadi renungan, semangat, dan inspirasi untuk menjadi sarjana yang profesional, berdaya saing, berakhlak mulia, serta dapat memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat, nusa dan bangsa khususnya banua Kalimantan Selatan.

“Terapkanlah ilmu dan pengetahuan yang sudah kalian dapat untuk kebaikan diri sendiri, kemaslahatan, dan kemanfaatan bagi masyarakat, bangsa dan negara,” kata Siswansyah dalam sambutan tertulis Gubernur Kalsel yang akrab disapa Paman Birin.

Paman Birin mengingatkan agar gelar sarjana yang diberikan tidak hanya sebagai gelar akademik saja, karena sudah selesai dan lulus dari perguruan tinggi. Namun, gelar sarjana merupakan amanah yang harus dijaga dan dipertanggungjawabkan.

“Setidaknya, anda yang sebentar lagi menyandang gelar sarjana, harus menjadi pribadi yang lebih baik dari sebelumnya,” ucapnya.

Selain itu, Paman Birin berharap agar para yudisium jangan cepat merasa puas dengan apa yang diraih hingga saat ini.

Berita Lainnya

Paman Birin Apresiasi Kepedulian TNI AU

Covid-19 Kalsel Naik 119 Orang

1 dari 1.099
Loading...

“Karena perjalanan kalian baru saja dimulai, masih panjang, zaman terus maju dan berkembang serta jenjang karir, masyarakat, maupun pemerintah sedang menunggu pemikiran, gagasan, semangat, dan inovasi. Untuk itu janganlah berpuas diri, teruslah belajar, belajar dan belajar untuk meningkatkan kualitas diri, skill, maupun kemampuan lainnya. Baik dengan melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi, maupun terjun langsung dilingkungan masyarakat, maupun lingkungan kerja,” tandasnya.

Sementara itu, Rektor UNISKA, Abdul Malik menuturkan, para yudisium Fisip bukan hanya lulus di ujian skripsi namun juga lulus ujian di masyarakat.

“Artinya alumni Fisip bisa banyak berkecimpung dimasyarakat dan bisa mengembangkan sesuai dengan bidangnya,” ucapnya.

Ia menambahkan, hal tersebut akan memberikan dampak kedepan dan membuat Uniska akan lebih baik lagi. Karena menurutnya, suatu institusi dinilai baik sampai sejauh mana alumninya bisa diterima oleh masyarakat dan memberikan sumbangsih yang positif.

“Kami berharap lulusan Fisip bisa memberikan sumbangsih yang positif dalam arti bagaimana menggerakkan pembangunan, membantu pemerintahan dan semuanya,” tuturnya.

Sebelumnya, Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik ( FISIP) UNISKA, Murdiansyah mengatakan Fisip Uniska MAB kembali melepas 217 mahasiswanya dan telah sekian puluh ribu alumni Fisip menyebar keseluruh daerah.

“Alhamdulillah, kedepan kami ingin Fisip dapat lebih berkembang dan memiliki akreditasi unggul,” pungkasnya. (humpro/K-2)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya