Jembatan Tatah Bangkal Dibangun Melengkung PUPR Diresmikan Walikota

Banjarmasin – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Banjarmasin baru saja menyelesaikan pembangunan Jembatan Tatah Bangkal. Jembatan senilai Rp8,043,787,000,00 diresmikan Wali Kota Ibnu Sina pada Kamis (16/1).

Jembatan ini berada di Jalan Tatah Bangkal, Kelurahan Tanjung Pagar, Banjarmasin Selatan. Jembatan ini merupakan salah satu jalur alternatif menuju Jalan Lingkar Selatan. Dibangun dengan panjangnya mencapai 33 meter. Cukup untuk dilalui dua unit mobil sekaligus.

Kepala Dinas PUPR Banjarmasin, Ir HM Arifin Noor mengatakan jembatan asalnya dengan panjang 20 meter dan lebar 4 meter dengan kondisi hampir semua rusak, akhirnya hari ini bisa diresmikan,” kata Ir H Arifin Noor MT disela peresmian tersebut.

Ia menjelaskan saat ini jembatan dibangun dengan tipe gelagar pelengkung beton praktekan dan pondasi tiang pancang beton praktekan diameter 50cm dan panjang 38 meter.

“Asalnya papan atas rusak, kondisi lantai rusak juga, alhamdulillah saat ini jembatan ini dapat diresmikan dan difungsikan sebagai fasilitas umum jalur lalu lintas warga setempat. Jembatan yang baru ini dibuat dengan tipe gelagar pelengkung beton pratekan. Jauh lebih kokoh,” ujarnya.

Arifin menjelaskan, banyak sekali perbedaan karakteristik jembatan baru ini dengan yang sebelumnya. Terutama pada baguan lantai. Dibuat tinggi melengkung agar tak menghambat lalu lintas sungai.“Klotok bisa melintas di bawahnya. Ini memang konsep jembatan kota sungai,” katanya.

Berita Lainnya
1 dari 1.955
Loading...

Menurut Arifin, konsep jembatan melengkung ini akan terus diterapkan di titik-titik lainnya. Sehingga tak mematikan akses sungai.

“Kota ini kota sungai. Hingga transportasi sungai ingin dihidupkan. Makanya kami membangun jembatan yang memberi ruang transportasi sungai lewat,” tuturnya.

Sementara itu, Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina mengatakan, jembatan ini berfungsi memecah kepadatan lalu lintas yang mengarah ke Kelayan.

“Karena, untuk mengakses Lingkar Selatan, pengendara bisa melintasi jalur ini. Otomatis mengurangi kepadatan lalu lintas di Kelayan,” ucapnya.

Terlepas dari itu, Ibnu menyebut Jembatan Tatah Bangkal adalah salah satu contoh. Tipikal jembatan melengkung ini dijadikan sebagai ciri khas Banjarmasin. Di mana semua jembatan yang dibangun tak menghambat akses sungai.

“Ini Menyesuaikan dengan visi kota Banjarmasin sebagai kota wisata sungai,” pungkasnya.

Peresmian jembatan Tatah Bangkal tersebut turut dihadiri oleh Dandim 1007/Banjarmasin Kolonel Infantri, Anggara Sitompul, perwakilan Forkopimda Kota Banjarmasin dan sejumlah Kepala SKPD Kota Banjarmasin serta Babinsa dan Bhabinkamtibmas setempat. (vin/K-5)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya