Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
BanjarmasinTRI BANJAR

PUPR Respon Cepat, Tinjau Jalan Pengambangan Terendam

×

PUPR Respon Cepat, Tinjau Jalan Pengambangan Terendam

Sebarkan artikel ini
Hal 13 Foto 1 35 klm tinggi 10 cm.jpg
TINJAU LOKASI- Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Banjarmasin, Ir HM Arifin Noor, langsung mengunjungi lokasi Jalan Simpang Pengembangan yang terendam dan banyak dikeluhkan warga, Selasa (21/1). (Istimewa)

Banjarmasin,KP – PUPR Kota Banjarmasin respon cepat dengan mendatangi Jalan Simpang Pengambangan yang banyak dikeluhkan warga, karena satu-satu akses jalannya terendam hingga sepanjang kurang lebih 100 meter.

Kondisi itu terjadi karena siring sungai rusak, sehingga saat air pasang langsung masuk dan mengenangi jalan tersebut.

Kalimantan Post

Melihat kondisi itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Banjarmasin, Ir HM Arifin Noor, langsung mengunjungi lokasi dan mengaku prihatin dan segera merencanakan insprastruktur, Selasa (21/1).

“Ya kami sudah melihat kondisi jalan tersebut dan harus segera ditangani. Insyallah tidak lama ini akan kami perbaiki mungkin siringnya dan peninggian jalan,’’ katanya.

Arifin melanjutkan, dulu jalan yang langsung berbatasan dengan sungai itu pernah disiring. Sekarang, siringnya jebol dan menyebabkan air sungai langsung masuk. “Karena siringnya jebol, air Sungai Martapura itu langsung masuk dan menyebabkan banjir. Ini secepatnya akan diatasi,’’ bebernya.

Bahkan Arifin Noor saat berada di lapangan bersama dengan Ketua RT dan melalui seluler telah menelpon camat untuk bersama-sama mencarikan solusi kondisi warga yang selama ini mengeluhkan jalan terendam.

Namun begitu ada koordinasi dengan Perkim Kota Banjarmasin, akhirnya lega karena jalan tersebut sudah dianggarkan melalui program Kotaku dengan dana sebesar Rp40 miliar di tahun 2020 untuk dibangunkan jembatan Pule Sleb yang diperkirakan membutuhkan penataan yang kompleks.

Arifin mengajak warga bersabar karena jalan yang terendam semula ada rumah tetapi hanyut dan sekarang menjadi jalan, dan sebagian warga pun pernah akan direlokasi tetapi mereka lebih suka tinggal di kawasan tersebut, sehingga dilakukan penanganan lingkungan dan baru tahun ini usulan pembangunan atau penataan siring dibangun Pule Sleb yang diperkirakan membutuhkan penataan yang kompleks. (vin/K-5)

Baca Juga :  Wali Kota Banjarmasin Tinjau Permukiman Terdampak Banjir Pasang Surut di Murung Selong
Iklan
Iklan