Ansharuddin Letakan Batu Pertama Pembangunan Gedung Pendidikan Agama Islam

Paringin, KP – Dalam upaya mempersatukan dan memajukan pendidikan  Bupati Balangan H Ansharuddin melakukan peletakan batu pertama pembangunan Gedung Pendidikan Agama Islam, di Desa Muara Jaya kecamatan Awayan, Rabu (26/02).

Hadir dalam kegiatan itu selain Bupati Balangan H Ansharuddin, hadir juga Camat Awayan Hudi Darmawan beserta unsur Forkopimcam, Ketua TP PKK Balangan Hj Nursidah Ansharuddin, Guru H Abd Mugni, Kades Muara Jaya H Suhaimi serta tokoh masyarakat Awayan H Hatta.

Dikesempat itu pula, orang nomor satu di Balangan menyerahkan bantuan sebesar Rp 50 juta untuk pembangunan gedung pendidikan agama Islam. 

Bupati H Ansharuddin menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemdes dan masyarakat Desa Muara Jaya, atas inovasi dan partisipasinya membangun Gedung Pendidikan Agama Islam.

BUPATI BALANGAN – H Ansharuddin di damping Guru H Abd Mugni lakukan peletakan batu pertama. (KP/Ist)

“Pembangunan gedung tersebut sangat berguna sekali karena dapat membangun mental dan menciptakan karakter sehat, sehingga melahirkan pribadi yang lebih baik dan generasi penerus bangsa berakhlak mulia dan bertanggung jawab,” ujarnya.

Berita Lainnya

Fauzan Bantu Korban Kebakaran di Bungin

1 dari 1.239
Loading...

“Dengan adanya gedung pendidikan agama Islam tersebut dapat meningkatkan sumber daya manusia khususnya  dalam membina mental generari penerus bangsa,” tegas bupati.

Menurutnya, pembangunan akhlak, atau yang dalam istilah pendidikan nasional disebut dengan pembangunan karakter, adalah hal yang sangat penting. Bahkan, boleh dikatakan, pembangunan akhlak adalah yang paling penting dibanding hal-hal lain. 

“Banyak buktinya. Satu, kita semua tahu, Nabi Muhammad diutus untuk menyempurnakan akhlak manusia. Itu tidak terbantahkan,” tegasnya.

Bukti lain sebut bupati, pembangunan pendidikan saat ini memberikan penekanan utama pada pendidikan karakter. Bahkan, di tingkat pendidikan usia dini dan usia dasar, pendidikan karakter adalah yang utama. 

“Pelajaran baca tulis hitung boleh dikatakan sebagai sampingan saja. Kenapa? Karena mengajarkan ilmu pengetahuan itu jauh lebih mudah dibanding mengajarkan dan membangun karakter,” ucapnya.

“Hal yang sulit inilah yang harus ditanamkan dalam diri setiap warga semenjak dini, karena semakin bertambah usianya nanti akan semakin sulit menanamkan kebiasaan-kebiasaan baik. Apalagi kalau sudah terkontaminasi atau terpapar kebiasaan-kebiasaan buruk di lingkungan pergaulannya,” imbuhnya.

Oleh karenanya sangat perlu sejak dini membentengi anak-anak kita dengan benteng yang baik dan kuat, yaitu akhlak, pendidikan agama, dan nilai-nilai sosial yang baik. (jun/K-6)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya