Berbiaya Rp983, Bendungan Pipitak Jaya Mampu Reduksi Banjir 107m3/detik

Banjarmasin, KP – Bendungan Pipitak Jaya, yang terletak di Kabupaten Tapin, dapat mengairi persawahan seluas 5.472 hektare ini dimulai sejak 2015 silam.

Saat ini pembangunan sudah mencapai 95 persen, ditarget akhir 2020 pekerjaan fisik mencapai 100 persen.

“Pekerjaan dimulai sejak Oktober 2015 dengan total anggaran Rp983 miliar,” kata Kepala Balai Wilayah Sungai Kalimantan (BWSK) II, Dwi Purwantoro, Selasa (11/2).

Ia menjelaskan, bendungan tersebut tujuan utamanya adalah untuk mereduksi banjir di kawan Kabupaten Tapin. Dwi menyebut redukasi banjir yang bisa ditangani bendungan tersebut adalah 107 meter kubik per detik. “Misal dulu banjir bisa samai tiga hari nanti jika bendungan sudah beroperasi satu hari saja debit air turun kembali,” bebernya.

Berita Lainnya
1 dari 151
Loading...

Ia menguraikan, sisa pekerjaan 5 persen meliputi antara lain berupa pekerjaan jalan hantar, jalan dan jembatan relokasi, serta pekerjaan plugging, dan pemasangan
hidromekanikal.

“Walaupun progress pekerjaan menyisakan 5 persen, diperkirakan pembangunan baru akan selesai pada Desember 2020. Mengigat pelaksanaan dua pekerjaan terakhir

yaitu beton plugging dan pemasangan hidromekanikal pada terowongan pengelak harus menunggu datangnya musim kemarau untuk mengantisipiasi
debit air Sungai Tapin tidak terlalu tinggi.

Pekerjaan tersebutdapat dilaksanakan pada bulan Juli 2020 diawali dengan penutupan pintu inlet terowongan pengelak dan ditargetkan selesai pada bulan Desember tahun ini,” tegasnya.(mns/KPO-1)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya